Lima Mahasiswa UHO Sukses Ikut KKN Kebangsaan XI

  • Bagikan
Lima mahasiswa UHO yang mengikuti KKN kebangsaan (FMIPA UHO FOR KENDARIPOS)
Lima mahasiswa UHO yang mengikuti KKN kebangsaan (FMIPA UHO FOR KENDARIPOS)

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Lima Mahasiswa yang tergabung dalam beberapa jurusan di Universitas Halu Oleo (UHO) tuntas melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XI 2023 yang dilaksanakan di Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu. KKN tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia.

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO, Dr. Ida Usman, M.Si., mengatakan bahwa KKN kebangsaan merupakan program yang diinisiasi dan dibiayai langsung oleh Kemendikbudristek. Pesertanya dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Dalam program ini mahasiswa diberi kesempatan mendaftar selanjutnya diseleksi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UHO sesuai kuota yang disediakan.

“Alhamdulillah salah seorang mahasiswa FMIPA lolos pada program tahun ini. Mudah-mudahan yang bersangkutan dapat memperoleh pengalaman berharga berada dalam tim dari berbagai etnik dan budaya yang beragam, yang tentu akan sangat bermanfaat kedepan. Diharapkan setelahnya kegiatan KKN Kebangsaan mahasiswa tersebut termotivasi untuk segera menyelesaikan studi,” ujar Ida Usman.

Di tempat terpisah, salah salah satu peserta KKN Kebangsaan, Rion Setiawan, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut juga diikuti dengan Serawak Malaysia. Dalam KKN Kebangsaan ada berbagai program-program kerja yang dijalankan. "Adapun desa tujuan KKN Kebangsaan yakni Sijang, Rambayan, Sebunga, Merpati, dan Sekida. Setiap mahasiswa mengusulkan satu program kerja yang dilaksanakan di desa selama masa KKN berlangsung," ujarnya.

Program kerja yang dijalankan, yakni pertama, Gizi Unggul Generasi Berkualitas (Sosialisasi pencegahan stunting desa sijang kalimantan barat dalam capaian target di Indonesia) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat oleh Muhammad Fadel Wangsah dari Fakultas Farmasi. Kedua, Film pendek promosi kerajinan produk anyaman rotan di Desa Sekida oleh La Ode Karimudin dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Ketiga, pembuatan peta Desa Rambayan oleh Rion Setiawan dari Fakultas FMIPA. Keempat, Penguatan Literasi Berbasis Bahasa Inggris Di SDN 13 Lubuk Rawa dan MIS Yastih Pauh Desa Merpati oleh Sinta Wati dari FKIP.

"Terakhir, mengajar baca tulis Alqur'an pada anak anak di Desa Sebunga oleh La Ode Yusrin dari Fakultas Ilmu Budaya," ucapnya.

Mahasiswa FMIPA itu juga menuturkan, bahwa KKN Kebangsaan sangat berkesan. Tidak hanya menyesuaikan dengan masyarakat desa setempat, tetapi mahasiswa juga harus menyesuaikan diri dengan teman-teman kelompok KKN yang berasal dari berbagai Universitas. “Bersyukur sekali bisa ikut kegiatan ini, di KKN ini kami bisa membangun relasi dengan seluruh mahasiswa di Indonesia, bahkan dengan lapisan-lapisan masyarakat di desa pelosok,” tuturnya.

Selain itu, hal yang takkan ia lupakan adalah bisa kolaborasi dari berbagai karakter disiplin ilmu yang diperoleh dibangku perkuliahan sehingga program-program yang terlaksana di desa bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat.

"Terkhusus di Desa Rambayan, ada beberapa Proker unggulan yang dilaksanakan, yaitu pembuatan peta desa, peta mitigasi bencana, pembuatan pupuk organik dari limbah jerami, pembuatan pupuk organik dari sampah dapur, pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket, pemanfaatan kulit jeruk menjadi sabun, pelatihan kader posyandu guna mengatasi stunting, dan lain sebagainya. Diharapkan melalui kegiatan ini banyak ilmu yang bisa kami petik dan terapkan di lingkungan sekitar kami," tutup Rion Setiawan. (win/b)

  • Bagikan