Proyek Industri Logam Ditarget Juni

  • Bagikan
Safiuddin


KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Kucuran dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 6,8 miliar untuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Wakatobi, akan dimanfaatkan untuk pembangunan industri logam di Pulau Binongko. Saat ini lelang proyek masih berproses dan diperkirakan pekerjaan fisik baru dapat direalisasikan pada Juni atau Juli mendatang. Infrastruktur industri logam tersebut nantinya diperuntukkan bagi perajin atau pembuat parang. Kedepan aktivitas para pelaku tukang besi akan terpusat pada satu tempat di Kecamatan Togo Binongko.

Kepala Disperindag Wakatobi, Safiuddin, membenarkan, proses lelang pekerjaan pembangunan sudah berlangsung. “Biasa kalau lelang di awal tahun, maka kegiatan atau pekerjaan di pertengahan. Kita target bulan Juni atau Juli sudah action. Karena proyek harus selesai tahun ini juga,” ujarnya, Selasa (19/4). Sesuai rencana awal, akan dibangun sekitar 120 tempat di lokasi tersebut dan dilengkapi gudang dan mesin pembangkit tenaga surya. Sehingga para pelaku pembuat parang bisa membuat kerajinannya tanpa harus menunggu listrik menyala.

“Tapi anggaran untuk pembangunan gedung dan listrik, berbeda. Kalau untuk DAK senilai Rp 6,8 miliar tadi fokus pada pembangunan saja. Kita berharap jika pekerjaan ini berjalan lancar, bisa bermanfaat untuk para perajin pembuat parang di Pulau Binongko dan tentunya untuk kesejahteraan masyarakat,” tandas Safiuddin. (c/thy)

  • Bagikan