TPID Intens Pantau Stok dan Harga

  • Bagikan
PASTIKAN KETERSEDIAAN : TPID Kota Baubau intens turun ke lapangan melakukan pemantauan stok dan harga kebutuhan pokok pada sejumlah distributor di kawasan Pelabuhan Murhum dan Jembatan Batu.(DISKOMINFO KOTA BAUBAU FOR KENDARI POS)
PASTIKAN KETERSEDIAAN : TPID Kota Baubau intens turun ke lapangan melakukan pemantauan stok dan harga kebutuhan pokok pada sejumlah distributor di kawasan Pelabuhan Murhum dan Jembatan Batu.(DISKOMINFO KOTA BAUBAU FOR KENDARI POS)

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID - Pemantuan ketersediaan stok dan harga kebutuhan pokok pada sejumlah distributor dilakukan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau di kawasan Pelabuhan Murhum dan Jembatan Batu. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Baubau dipimpin Asisten II Setkot, Hj. Asmahani, turun langsung bersama perwakilan Forkompinda, pihak Bulog, serta didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Industru, H. La Ode Ali Hasan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Muh. Rais, juga Kabag Perekonomian Setkot, Syafrin.

“Pemantauan terhadap ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat ini dilakukan TPID Kota Baubau secara rutin pada semua distributor, pasar dan di semua tempat termasuk di gudang Bulog dan lainnya. Pantauan terakhir kami di pelabuhan, barang yang masuk cukup banyak. Untuk memastikan stok di gudang, kami juga sudah melihat di Jembatan Batu dan beberapa gudang distributor lainnya bersama Tim Satgas Pangan,” jelas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Baubau, H. La Ode Ali Hasan, akhir pekan lalu.

Ia merinci, stok beras masih cukup banyak dan aman hingga dua bulan ke depan. Termasuk kebutuhan pokok lainnya di pasar, tetap tersedia, seperti sayuran yang baru masuk.

“Hanya memang ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti tomat dan bawang merah. Kalau bawang putih belum ada perubahan masih sama seperti harga sebelumnya,” tandas La Ode Ali Hasan.

Salah seorang distributor Buton Abadi, La Ode Muh. Safei Ali Janah, mengaku, ketersedian beras di gudangnya saat ini antara 15 ton hingga 20 ton. Pekan ini juga akan masuk lagi sekitar 20 ton, sehingga masih tersedia untuk dua bulan.

“Untuk harga beras, sudah terjadi penurunan dari sebelum lebaran. Sekarang kisaran harga dari Rp 600 ribu sampai Rp 650 ribu tiap kemasan 50 kilogram atau Rp 12.000 per kilogram. (b/lyn)

  • Bagikan