Dinamika Pemanfaatan di Era Ekonomi Digital untuk Memperkuat Kerja Sama di ASEAN

  • Bagikan
Devi Abiyah Oktavania Kaimoeddin


Penulis : Devi Abiyah Oktavania Kaimoeddin (Mahasiswa Hubungan Internasional UII 2020)

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Era digital telah membawa perubahan substansial dalam berbagai aspek segi kehidupan, termasuk dalam sektor/bidang ekonomi. Digitalisasi ekonomi memberikan banyak manfaat, seperti efisiensi, efektivitas, penurunan biaya produksi, kolaborasi, dan konektivitas antarpihak. Oleh sebab itu, transformasi digital ekonomi dapat menjadi penyelesaian alternatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. ASEAN sebagai organisasi regional telah memahami pentingnya memanfaatkan era ekonomi digital untuk memperkuat kerja sama regional dan global. Berikut adalah beberapa inisiatif dan program ASEAN yang bertujuan untuk memanfaatkan era ekonomi digital untuk memperkuat kerja sama di kawasan ASEAN:

  1. ASEAN Digital Integration Framework (ADIF)
    ADIF adalah kerangka kerja yang bertujuan untuk memperkuat integrasi digital di kawasan ASEAN. ADIF mencakup berbagai aspek, termasuk infrastruktur digital, regulasi, keamanan siber, dan kapasitas manusia. ADIF bertujuan untuk menciptakan lingkungan digital yang terintegrasi di kawasan ASEAN, yang dapat meningkatkan konektivitas dan kerja sama di antara negara-negara anggota ASEAN.
  2. ASEAN Smart Cities Network (ASCN)
    ASCN adalah jaringan kota pintar yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup di kota-kota di kawasan ASEAN melalui pemanfaatan teknologi digital. ASCN mencakup berbagai aspek, termasuk transportasi, energi, lingkungan, dan pemerintahan. ASCN bertujuan untuk menciptakan kota-kota yang lebih efisien, berkelanjutan, dan inovatif di kawasan ASEAN.
  3. ASEAN Single Window (ASW)
    ASW adalah sistem elektronik yang bertujuan untuk memfasilitasi perdagangan di kawasan ASEAN. ASW memungkinkan negara-negara anggota ASEAN untuk bertukar informasi perdagangan secara elektronik, yang dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan perdagangan di kawasan ASEAN. ASW juga dapat membantu mengurangi biaya dan hambatan perdagangan di kawasan ASEAN.
  4. ASEAN Digital Trade Facilitation Platform (ADTFP)
    ADTFP adalah platform perdagangan digital yang bertujuan untuk memfasilitasi perdagangan di kawasan ASEAN. ADTFP mencakup berbagai aspek, termasuk perdagangan barang dan jasa, pembayaran elektronik, dan pengiriman barang. ADTFP bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan perdagangan di kawasan ASEAN, serta mengurangi biaya dan hambatan perdagangan.
  5. ASEAN Digital Ministers Meeting (ADGMIN)
    ADGMIN adalah pertemuan para menteri digital dari negara-negara anggota ASEAN yang bertujuan untuk membahas isu-isu terkait digitalisasi di kawasan ASEAN. ADGMIN membahas berbagai aspek, termasuk infrastruktur digital, regulasi, keamanan siber, dan kapasitas manusia. ADGMIN bertujuan untuk menciptakan lingkungan digital yang terintegrasi di kawasan ASEAN, yang dapat meningkatkan konektivitas dan kerja sama di antara negara-negara anggota ASEAN.

Selain inisiatif dan program di atas, Indonesia sebagai salah satu negara anggota ASEAN juga telah memperkuat ekosistem digital dalam sektor ekonomi kreatif. Pertumbuhan jumlah konsumen digital merupakan peluang besar bagi kebangkitan ekonomi kreatif Indonesia. Untuk dapat menjangkau konsumen tersebut, para pelaku industri kreatif harus dapat menggunakan media digital. Pelaku industri kreatif bukan satu-satunya yang menyiapkan ekosistem digital, khususnya di bidang industri kreatif di Indonesia. Pemerintah juga membantu dengan langkah-langkah strategis untuk menggunakan ekosistem digital. Pemerintah sedang mencoba menyesuaikan enam fase dengan ekosistem digital. Pertama, meningkatkan kualitas layanan digital untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kedua, kualitas sumber daya manusia harus ditingkatkan untuk memperkuat ekosistem digital di kawasan ASEAN.

Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan pendidikan dan pelatihan di bidang digital, serta memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.agar dapat beradaptasi dengan kebutuhan lapangan kerja di masa depan. Ketiga, memperkuat infrastruktur digital untuk Pemerintah Indonesia dan negara-negara anggota ASEAN lainnya perlu meningkatkan pembangunan infrastruktur digital untuk memperkuat ekosistem digital di kawasan ASEAN.

Hal ini dapat dilakukan dengan membangun jaringan internet yang lebih luas dan cepat, serta meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan layanan digital. Keempat, memperkuat regulasi dan keamanan siber Regulasi dan keamanan siber perlu diperkuat untuk melindungi konsumen dan pelaku usaha di kawasan ASEAN.

Hal ini dapat dilakukan dengan membentuk peraturan perundang-undangan yang menunjang pembangunan digital, serta memperkuat keamanan siber untuk melindungi data dan informasi digital. Kelima, memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat perlu ditingkatkan untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan ASEAN. Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat kerja sama dalam membangun infrastruktur digital, serta meningkatkan edukasi dan literasi digital di masyarakat.

Lalu yang keenam, memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan ekosistem digital pelaku usaha perlu memperkuat kapasitas dalam memanfaatkan ekosistem digital untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas layanan digital untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan negara-negara anggota ASEAN lainnya. Dengan mengambil langkah-langkah strategis tersebut, ASEAN dapat memanfaatkan era ekonomi digital untuk memperkuat kerja sama regional dan global, serta menciptakan lingkungan digital yang terintegrasi di kawasan ASEAN, yang dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan konektivitas di antara negara-negara anggota ASEAN.

Dapat disimpulkan, beberapa dinamika pemanfaatkan era ekonomi digital dapat menjadi solusi alternatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ASEAN. Berbagai inisiatif dan program ASEAN, seperti ADIF, ASCN, ASW, ADTFP, dan ADGMIN, bertujuan untuk memperkuat integrasi digital di kawasan ASEAN dan meningkatkan konektivitas dan kerja sama di antara negara-negara anggota ASEAN. Selain itu, Indonesia sebagai salah satu negara anggota ASEAN juga telah memperkuat ekosistem digital dalam sektor ekonomi kreatif. Dengan memanfaatkan era ekonomi digital, ASEAN dapat menciptakan lingkungan digital yang terintegrasi di kawasan ASEAN, yang dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan konektivitas di antara negara-negara anggota ASEAN.

  • Bagikan