Muh. Yusup Minta Masyarakat Dukung Pembangunan Kantor Bupati

  • Bagikan
Pj Bupati Buteng, Muhammad Yusup bersama beberapa pimpinan OPD meninjau pematangan lahan kantor bupati di kawasan Labungkari, beberapa waktu lalu

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Pembangunan kantor bupati dan DPRD Buton Tengah (Buteng) akan dimulai tahun ini. Penjabat (Pj) Bupati Buteng, Muhammad Yusup meminta dukungan masyarakat setempat agar pengerjaan kantor yang dirancang megah itu berjalan lancar. Terutama warga Desa Matawine yang telah menghibahkan lahannya.

Muhammad Yusup bahkan menyambangi warga Desa Matawine untuk memberikan pengertian tentang urgensi pembagunan kantor sebagai simbol pemerintahan Buteng. Ia berharap kedepannya tak ada lagi komplain dari masyarakat Matawine terkait pembangunan kantor. “Ini semua untuk kepentingan masyarakat Buteng. Saya berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang memprovokasi untuk mengklaim lahan yang sejatinya telah dihibahkan,” ujar Muhammad Yusup, kemarin.

Menurut Muhammad Yusup, pembangunan kawasan perkantoran di Labungkari sudah final dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Akta hibah merupakan bukti kuat bahwa Pemkab Buteng merupakan pemilik sah lahan yang ada di kawasan Labungkari. Akta hibah itu juga yang menjadi cikal bakal berdirinya Buteng pada tahun 2014 bersamaan dengan Kabupaten Muna Barat dan Buton Selatan.

Sebagai bukti keseriusannya, Muhammad Yusup sangat intens menjalin komunikasi dengan warga dan tokoh masyarakat. Ia juga kerapkali turun lapangan untuk meninjau dan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Hingga akhir Desember 2022, pematangan lahan tuntas dilakukan dengan menelan anggaran sekira Rp 10 miliar. “Kantor bupati adalah simbol sebuah pemerintahan. Dengan adanya kantor yang memadai, pelayanan kepada masyarakat akan meningkat. Kantor juga ibarat rumah. Kita bisa menyambut tamu dengan baik jika memiliki kantor yang layak,” pungkasnya. (uli/b)

  • Bagikan