Surunuddin Terapkan Siskeudes Berbasis Online

  • Bagikan
Bupati Konsel Surunuddin Dangga menegaskan seluruh camat, kepala desa, BPD, dan seluruh stakeholder terkait untuk berkomitmen mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik menuju Desa Maju Konsel Hebat.(I NGURAH PANDI SANTOSA / KENDARI POS)
Bupati Konsel Surunuddin Dangga menegaskan seluruh camat, kepala desa, BPD, dan seluruh stakeholder terkait untuk berkomitmen mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik menuju Desa Maju Konsel Hebat.(I NGURAH PANDI SANTOSA / KENDARI POS)

--Sejalan Tagline Pembangunan “Desa Maju Konsel Hebat”

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Bupati Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga, memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi dalam melayani masyarakat. Salah satunya melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Rupanya SPBE tidak hanya berlaku di level Pemkab Konsel. Kini, pelayanan berbasis SPBE diterapkan pula Bupati Surunuddin hingga ke desa-desa di Konsel. Hal itu sejalan dengan citacita pembangunan Konsel dengan tagline Desa Maju Konsel Hebat. Bupati Surunuddin ingin, pengelolaan sektor keuangan di tingkat desa harus memanfaatkan teknologi.

Baru-baru ini, bupati konsel 2 periode itu meluncurkan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berbasis online. "keunggulan aplikasi siskeudes ini mampu mengakomodir seluruh regulasi terkait dengan keuangan desa yang dirancang secara terintegritas. selain itu, memiliki sistem pengendalian internal yang melekat dan efektif dalam mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa," ujarnya kepada kendari pos, Jumat (2/2/2024).

Bupati Surunuddin itu mengingatkan seluruh kepala desa di Konsel agar mengelola keuangan desa secara baik sesuai dengan aturan. Sehingga menghindarkan kepala desa dan perangkat pengelola dari masalah hukum.

“Seluruh kepala desa diharapkan dapat mengelola keuangan di desa dengan baik dan selalu bersinergi dengan aparat dan BPD di desa,” ungkapnya.

Bupati Surunuddin menegaskan bahwa ia tidak ingin mendengar masih ada desa yang belum tuntas menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes). Ia juga mengingatkan agar jangan lagi ada oknum kepala desa yang berurusan dengan hukum dan masuk bui lantaran salah dalam pengelolaan keuangan.

“Kepala Desa harus mampu mengelola keuangan di Desanya sesuai perencanaan. Maksimalkan pengelolaan keuangan untuk membangun desa masingmasing,” pesan Bupati Surunuddin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Konsel, Ambolaa menjelaskan berbekal aplikasi Siskeudes itu, pemerintah desa dapat menerima dan mengeluarkan serta mengelola keuangannya berbasis online. Selain itu dalam pemerintahan dan pengelolaan desa, pemerintah melalui BPMD akan meningkatkan volume sistem penggajian aparat, minimal 2 bulan sekali.

“Tujuan aplikasi Siskeudes online ini, mewujudkan tata kelola keuangan desa yang akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran, melalui peralihan dari aplikasi Siskeudes berbasis offline ke penerapan berbasis online,” ujar Ambolaa.

Ambolaa menjelaskan, Pemkab melalui DPMD Konsel dalam sistem transfer anggaran di desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD) di tahun 2024 ini akan ditransfer sebanyak 2 kali dalam setahun. Transfer pertama itu sebesar 60 persen dan transfer kedua 40 persen dari besaran ADD masing-masing desa.

“Kita semua berharap seluruh kepala desa dalam membuat laporan keuangan dengan sistem aplikasi sikeudes online semua terlaksana dengan baik. kepala desa juga di harapkan untuk bekerja sama dengan BPD setempat, sehingga pemerintahan dan pembangunan seiring sejalan," tutup Ambolaa. (ndi/b)

  • Bagikan