BKKBN dan BPKP Bangun Sinergi Reduksi Stunting di Sultra

  • Bagikan
Jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (24/1/2024), melakukan audiensi dengan Tim Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sultra.
Jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (24/1/2024), melakukan audiensi dengan Tim Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sultra.

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID - Bertempat di ruang rapat kantor Perwakilan BKKBN Sultra, kegiatan tersebut diikuti seluruh ketua tim kerja dan anggota Satgas Percepatan Penurunan Stunting Perwakilan BKKBN Sultra. Salah satu urgensi pertemuan ini ada.

lah sebagai sarana membangun sinergi mereduksi (menurunkan) kasus stunting di Sultra.

Bagi BPKP sendiri, kegiatan ini merupakan bentuk monitoring tindak lanjut atas rekomendasi agenda prioritas pengawasan tim stunting tahun 2023 di wilayah Sultra.

Selaku pemandu kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Sultra, Asmar, berharap upaya-upaya percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tenggara selama periode 2020 hingga 2023 membuahkan hasil optimal.

"Namun demikian, kita perlu sama-sama mencermati bagaimana informasi yang diperoleh dari Tim BPKP Sultra tentang hal itu, " ujar Asmar.

Hasil audiensi yang pemaparannya disampaikan Auditor Ahli Muda BPKP Sultra, Haris, menunjukkan bahwa masih banyak kendala yang ditemui dalam proses percepatan penurunan stunting, terutama di tingkat kabupaten/kota.

Haris, menunjukkan bahwa masih banyak kendala yang ditemui dalam proses percepatan penurunan stunting, terutama di tingkat kabupaten/kota. Haris juga mengingatkan, bahwa untuk tahun 2022 dan 2023 masih ada kendala yang sama yang berkaitan dengan aturan atau regulasi di daerah. "Kegiatan Percepatan Penurunan Stunting hanya sebagai pelaksanaan atas perintah pimpinan pemerintah pusat," imbuhnya. (adv)

  • Bagikan