Aspirasi Pasca Reses Dilaporkan

  • Bagikan
PAPARKAN ASPIRASI : Anggota DPRD Kolaka, Djoni Gerry, mewakili legislator dari Dapil 1 ketika membacakan hasil reses saat turun ke konstituen, pada rapat paripurna, kemarin. (ZULFADLY NUR/KENDARI POS)
PAPARKAN ASPIRASI : Anggota DPRD Kolaka, Djoni Gerry, mewakili legislator dari Dapil 1 ketika membacakan hasil reses saat turun ke konstituen, pada rapat paripurna, kemarin. (ZULFADLY NUR/KENDARI POS)

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Setelah sepekan menyerap aspirasi konstituen, para anggota DPRD Kolaka menyampaikan sejumlah keluhan warga yang diterima saat reses, pekan lalu. Keluhan warga tersebut dibeberkan pada rapat paripurna dalam rangka mendengarkan penyampaian laporan pelaksanaan tugas reses masa persidangan I tahun 2024 yang digelar di aula DPRD Kolaka, Senin (29/1).

Anggota DPRD Kolaka yang mewakili legislator dari daerah pemilihan (Dapil) 1 yang meliputi Kolaka-Latambaga, Djoni Gerry, membeberkan sejumlah keluhan warga yang diterima para wakil rakyat. Politikus Partai Perindo tersebut mengaku, dirinya bersama kolega legislator lainnya yang berasal dari Dapil 1 menerima banyak keluhan warga. Adapun keluhan tersebut diantaranya terkait persoalan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kolaka.

“Warga mengeluhkan pendistribusian air yang sangat meresahkan. Bahkan ada warga yang satu bulan tidak mendapatkan pasokan air PDAM, tapi iuran tetap harus bayar. Untuk kebutuhan mereka terpaksa harus membeli air. Kondisi ini tentu sangat merugikan warga,” katanya.

Gerry menambahkan, dalam reses di Dapil 1 pihaknya juga menerima aspirasi warga terkait pengadaan lampu jalan. Kata dia, pihaknya menerima banyak keluhan warga terkait minimnya penerang jalan. Padahal Dapil 1 merupakan ibu kota Kabupaten Kolaka.

“Keluhan terkait lampu jalan ini kami terima hampir pada semua kelurahan di Kecamatan Kolaka dan Latambaga. Jadi, ini harus segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait,” desaknya. Tak hanya terkait sarana umum, dalam reses tersebut Gerry juga mengaku menerima masukan masyarakat untuk pencegahan Narkoba.

“Kami juga menerima usulan dari warga agar diadakan program penyuluhan Narkoba karena banyaknya pemuda yang terjerumus dalam penyalahgunaannya,” beber Gerry. (b/fad)

  • Bagikan