Presiden Kunjungi Stan Disperindag Sultra

  • Bagikan
Presiden Jokowi (kiri) bersama Gubernur Sultra Ali Mazi (kanan) disambut Kepala Disperindag Sultra, Sitti Saleha saat mengunjungi stan pameran Disperindag. Presiden melihat kain tenun tradisional. Dalam salah satu stan UMKM, Presiden memesan secara khusus makanan ringan khas Wakatobi, abon ikan tuna, Kamis (9/6). Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr


--Pesan Khusus Abon Ikan Tuna di Stan UMKM

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Jokowi menjenjak bumi Pandai Besi (Wakatobi,red), Kamis pagi kemarin.


Setibanya di Bandara Matahora, Wakatobi, Presiden Jokowi dan ibu negara disambut Tari Sajo Moane dan disematkan selendang kain tenun khas Wakatobi. Presiden Jokowi juga diberikan Kampuru, penutup kepala khas Wakatobi.

Usai penyambutan di bandara, Presiden menuju Marina Togo Mowondu dan membuka pertemuan puncak Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA Summit) 2022. Masyarakat Wakatobi antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana. Masyarakat berjubel disepanjang jalan yang dilalu Presiden dan rombongan. Di lokasi GTRA Summit, Presiden menyapa dan berfoto bersama warga yang sudah berkumpul.

Setelah berinteraksi sejenak dengan warga, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana didampingi Gubernur Sultra Ali Mazi mengunjungi sejumlah stan pameran OPD Pemprov Sultra dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang digelar tidak jauh dari lokasi acara. Salah satu stan yang dikunjungi Presiden dan Ibu Iriana adalah stan pameran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra.

Kepala Disperindag Sultra, Hj.Sitti Saleha menyambut Presiden dan Gubernur Sultra. Sitti Saleha memaparkan keunggulan salah satu produk yang diliat sang presiden. Siti Saleha menjelaskan kain yang dipegang presiden adalah kain tenun tradisional.

Dari stan pameran Disperindag, Presiden mengunjungi UMKM CCR Wakatobi yang menjual berbagai macam produk makanan ringan khas Sultra. Di tempat tersebut, Presiden dan Ibu Iriana bahkan membeli semua produk yang dijual.

“Bahagia karena saya sebagai pendamping UMKM sangat senang, karena produk UMKM-nya laris semua diborong oleh beliau, terima kasih banyak Pak Presiden,” ujar Salfiah pendamping stan UMKM CCR Wakatobi, Kamis (9/6), kemarin.

Salfiah juga mengaku Presiden Jokowi memesan secara khusus salah satu produk makanan ringan khas Wakatobi, yaitu abon ikan tuna. “Sangat suka salah satu produk abon ikan tuna, dia pesan spesial katanya untuk beliau,” ungkapnya.

Salfiah berharap dengan kedatangan Presiden Jokowi dapat makin membangkitkan UMKM di tanah air dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masing-masing daerah. “Semoga makin berkembang, karena kita pahami bahwa salah satu pertumbuhan ekonomi daerah itu tidak terlepas dari UMKM, jadi memang UMKM ini harus jadi prioritas utama oleh Presiden,” ucapnya.

Senada, Jenita, pemilik stan pameran Leama Wakatobi, yang menyediakan berbagai macam kaus suvenir khas Wakatobi juga berharap kunjungan Presiden dan Ibu Iriana dapat meningkatkan kesejahteraan UMKM dan masyarakat Wakatobi.

“Semoga dengan kunjungan Pak Presiden ke sini, Wakatobi akan makin maju, makin sejahtera, makin sentosa. UMKM Wakatobi makin sejahtera nanti, makin maju juga,” tutur Jenita.

Setelahnya, Presiden dan Ibu Iriana menuju Kampung Mola untuk menyerahkan sertipikat hak atas tanah kepada masyarakat. Hampir di sepanjang jalan menuju Mola Raya, RI 1 membagi kaos berwarna hitam kepada masyarakat yang sudah menunggu di bahu jalan. Masyarakat merasa beruntung bisa bertemu dan disapa secara langsung Presiden, Jokowi.

Menuju lokasi penyerahan sertipikat di Kampung Mola, Presiden menyusuri jalan di Mola Raya menaiki kendaraan roda dua dan membonceng ibu negara menggunakan motor listrik. Ia menyalurkan sekira lebih 525 sertipikat kepada warga Bajo di Mola Raya. “Simpan semuanya, jangan sampai sertifikatnya malah hilang,” ujar Presiden saat menyerahkan sertifikat kepada perwakilan penerima sekaligus berdialog dengan masyarakat.

Usai penyerahan sertipikat, Presiden dan rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Pasar Pagi untuk menyerahkan bantuan sosial kepada para penerima manfaat. Selanjutnya, Presiden Jokowi meresmikan tiga pelabuhan dan kapal motor penumpang (KMP) Sultan Murhum II yang dipusatkan di Dermaga Rakyat Wanci.

Pada peresmian ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno dan Gubernur Sultra Ali Mazi. Setelah diresmikan oleh presiden, kapal dan ketiga dermaga tersebut dipastikan beroperasi.

Mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Wakatobi, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana melepas tukik di Patuno Resort bersama masyarakat. "Hari ini saya berada di Wakatobi, Sulawesi Tenggara dalam rangka kegiatan melepas tukik penyu ke laut untuk menjaga ekosistem laut kita. Karena Wakatobi ini ada 1,3 juta hektare yang menjadi taman nasional, yang di sini juga banyak terumbu karang yang sangat indah," ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga melakukan transplantasi terumbu karang untuk melestarikan terumbu karang yang ada di lautan, di sekitar Wakatobi. "Ya hati-hati, terumbu karang ini hati-hati. Terumbu karang di Wakatobi ini hati-hati, betul-betul harus dijaga. Jangan sampai ada yang rusak sedikit pun, karena ini akan menjadi sebuah aset besar bagi Wakatobi, bagi Provinsi Sultra, dalam rangka membangun sebuah ekonomi biru ke depannya," tutur Presiden Jokowi.
(thy/b/BPMI Setpres)

  • Bagikan