Salat Ied Boleh di Masjid atau Lapangan

  • Bagikan
H. Ahmad Lita Rendelangi

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Pekan depan, Idul Fitri akan dirayakan. Penentuan 1 Syawal masih akan menunggu hasil Rukyatul Hilal yang disampaikan Menteri Agama secara resmi. Apakah pemerintah menetapkan salat Ied pada tanggal 2 atau 3 Mei 2022, tergantung hasil rukyat yang digelar se-Indonesia pada 29 Ramadan nanti. Informasi itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Konawe, H. Ahmad Lita Rendelangi, Selasa (26/4). Ia mengatakan, ketentuan pelaksanaan salat Ied 1443 Hijriyah di Konawe telah dirapatkan dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) belum lama ini. Hasil rapat itu menyepakati, pelaksanaan salat Ied tidak lagi menerapkan pola rayonisasi seperti pada saat Covid-19 merebak. Tahun 2022 ini, pelaksanaan salat sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing pengurus masjid pada semua wilayah se-Konawe.

"Kalaupun ada desa atau kecamatan yang membuat pelaksanaan salat Ied di lapangan, itu dipersilahkan. Tapi dengan catatan jangan abaikan protokol kesehatan (Prokes). Kita serahkan ke pengurus masjidnya. Pokoknya kalau dilihat aman (digelar di lapangan), silahkan. Kalau tidak memungkinkan, ya di masjid saja," ujar Ahmad Lita Rendelangi. Mantan Kepala Kantor Kemenag Kolaka Timur (Koltim) itu menuturkan, pada dua tahun belakangan, pelaksanaan ibadah Ramadan cukup dibatasi. Seperti, salat tarawih yang dilarang dilakukan di masjid seperti biasanya. Ahmad Lita menyebut, kebijakan itu merupakan salah satu ikhtiar pemerintah untuk menjaga keselamatan masyarakat secara keseluruhan.

"Tahun ini, pemerintah sudah melonggarkan, karena melihat tren kasus Covid-19 sudah menurun. Kemudian, kesadaran masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah sudah cukup baik. Termasuk, program vaksinasi yang berhasil. Ini suatu kesyukuran sehingga ibadah Ramadan bisa kita lakukan seperti biasanya," imbuhnya. Ahmad Lita Rendelangi menambahkan, pelaksanaan salat Ied 1 Syawal 1443 Hijriyah di Konawe akan dipusatkan di Masjid Agung Babusalam Unaaha. Ia pun mengingatkan jamaah salat agar selalu mematuhi Prokes sehingga ibadah bisa berjalan lancar. Sekaligus meminimalisir munculnya klaster baru Covid-19. (c/adi)

  • Bagikan