Layanan Sanitasi dan Air Minum di Konsel Ditingkatkan

  • Bagikan
Penyediaan sarana dan prasarana air bersih (pamsimas) tahun 2020, di Desa Andoolo, Kecamatan Andoolo.

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Konawe Selatan (Konsel) mendorong pemenuhan sanitasi dan air minum buat masyarakat. Langkah itu berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Kepala Dinas PUTR Pemkab Konsel, Askar ST. M.si mengungkapkan, selain masalah pembangunan infrastrukur jalan dan jembatan, pihaknya juga fokus masalah peningkatan layanan sanitasi dan air minum. “Karena masalah air minum dan sanitasi merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Kalau terpenuhi, selain pemulihan ekonomi juga kesejateraan masyarakat bisa tercapai,” ungkapnya.

Upaya pemenuhan sanitasi dan air minum ini dapat mendorong penurunan stunting. Menurutnya, Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) masalah pencegahan stunting ini berada pada poin ketiga paling mendasar. “Nah salah satu cara pencegahan stunting itu adalah dilihat dari sarana sanitasi dan air minum yang menjadi kebutuhan rumah tangga dan masyarakat,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kab Konsel ASKAR, ST., M.Si

Oleh karenanya, untuk di Konsel, beberapa desa sudah dilakukan peningkatan sanitasi dan air minum. Didukung dari sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Hal senada diungkapkan Kepala bidang cipta karya Dinas PU Konsel, Evi Susanti Azis, ST, MT. Kata dia, dua program tersebut sudah berjalan di Konsel. Khusus pembangunan sanitasi ini terkait dengan penangan air limbah termasuk pencegahan buang air sembarangan tempat. Sementara sarana air minum adalah sambungan perpipaan air minum langsung ke rumah warga. “Untuk pelayanan Air minum kita sudah 78 persen tersentuh di seluruh wilayah Konsel. Sementara layanan sanitasi sudah berkisar 40 persen,” ungkanya.

Kepala bidang cipta karya Dinas PU Konsel, Evi Susanti Azis, ST, MT

Evi merinci, jumlah sambungan rumah (SR) yang sudah dilakukan 419 unit untuk enam desa di Konsel yang melayani 2.095 jiwa. “Kalau untuk air minum kita sudah jangkau 16 desa dengan jumlah SR 1576 unit,” rincinya. Dari segi anggaran dalam penanganan sanitasi dan air minum ini bersumber dari DAK dan DAU. Untuk DAK air minum RP 7,6 miliar, sanitasi Rp 4,1 miliar. “Sementara DAU yang sumbernya APBD sekitar Rp2,8 miliar,” sebutnya.

Dirinya berharap peningkatan layanan sanitasi dan air minum ini bisa lebih optimal. Hal ini selaras dengan visi misi Bupati Konsel yang telah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Konsel 2021-2026. “Harapan kedepan harus ada peningkatan penyediaan sanitasi dan air minum, karena tanpa ini program percepatan pembangunan akan lambat dan tidak maksimal. Sehingga kita terus genjot agar kebutuhan sanitasi dan air minum di wilayah Konsel bisa terpenuhi,” harapnya. (kam/adv)

  • Bagikan

Exit mobile version