Dua Tahun Aspal Rusak dan Digenangi Air

  • Bagikan
BENAHI JAJALUR : Kondisi jalan poros di Desa Pelambua yang berlubang dan setiap hujan deras badan selalu tergenang hingga membahayakan pengendara. (ZULFADLY NUR/KENDARI POS)
BENAHI JAJALUR : Kondisi jalan poros di Desa Pelambua yang berlubang dan setiap hujan deras badan selalu tergenang hingga membahayakan pengendara. (ZULFADLY NUR/KENDARI POS)

--Pengendara Keluhkan Kondisi Jalan Poros Pelambua

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Kondisi jalan poros di Desa Pelambua, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, memprihatinkan dengan libang dan genangan air setiap hujan. Padahal akses tersebut ramai dilintasi karena merupakan jalur yang menghubungkan antar kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara. Banyak pengendara yang mengeluhkan kondisi jalan tersebut, salah satunya, Hadi.

Menurut Hadi, kondisi jalan tersebut sangat membahayakan pengendara motor. Sudah banyak pengemudi roda dua yang terjatuh saat melintasi jalan tersebut.

“Jatuh karena lubang di jalan tersebut tertutup dengan genangan air. Apalagi kalau hujan deras. Badan jalan di situ pasti tergenang,” keluhnya, Rabu (10/1).

Keluhan terkait kondisi jalan tersebut juga diungkapkan warga lainnya, Aldi. Kondisi jalan rusak itu sudah berlangsung cukup lama. Ia mengeluhkan tak adanya sikap dari pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Sudah hampir dua tahun, tapi tidak ada tindakan dari pemerintah. Padahal ini jalan poros yang setiap hari ramai dilintasi pengendara,” kesalnya, kemarin.

Aldi berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan persoalan jalan rusak itu. “Jangan tunggu sampai ada korban jiwa baru berbuat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kolaka, Arifin Jamal, belum dapat memberikan keterangan terkait rencana perbaikan jalan tersebut. “Tadinya itu berstatus jalan nasional. Hanya ada pengalihan dan saya juga belum tahu apakah asetnya sudah diserahkan ke daerah atau belum,” singkatnya. (b/fad)

  • Bagikan

Exit mobile version