Koltim di Tangan Abdul Azis

  • Bagikan
Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto (tengah) usai melantik Bupati Koltim definitif, Abdul Azis (2 dari kanan) dan Pj Bupati Bombana Edy Suharmanto (2 dari kiri). (BIRO ADPIM PEMPROV SULTRA)
Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto (tengah) usai melantik Bupati Koltim definitif, Abdul Azis (2 dari kanan) dan Pj Bupati Bombana Edy Suharmanto (2 dari kiri). (BIRO ADPIM PEMPROV SULTRA)

--Bombana Dikendalikan Edy Suharmanto

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID - Abdul Azis resmi melepas status Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur (Koltim). Kini, ia menjadi “penguasa" penuh Koltim berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.3-6121 tahun 2023 tentang pengesahan pengangkatan Bupati Koltim. Abdul Azis dilantik sebagai Bupati Koltim definitif oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto, Senin (27/11/2023).

Bupati Koltim Abdul Azis mengaku usai dilantik, dirinya akan langsung fokus bekerja menuntaskan berbagai program kerja. “Kami langsung fokus terutama pada penanganan masalah stunting, kemiskinan ekstrem dan juga agenda penting lainnya seperti Pemilu 2024,” ujarnya usai pelantikan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, kemarin.

Mengenai lowongnya kursi Wakil Bupati Koltim yang ditinggalkannya, Abdul Azis enggan membeberkan siapa sosok yang akan mendampinginya kelak. Menurutnya, penentuan posisi wakil bupati bukan kewenangannya. “Bukan kewenangan saya tetapi menjadi kewenangan partai pengusung,” ungkapnya.

Jika Kabupaten Koltim di tangan Abdul Azis, maka Kabupaten Bombana “dikendalikan” Edy Suharmanto. Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri itu ditunjuk menjadi Penjabat (Pj) Bupati Bombana berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.3-6165 tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pj Bupati Bombana.

Pj Bupati Bombana, Edy Suharmanto mengaku, kaget mendapat amanah sebagai pj bupati ini, sebab tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Dirinya diberitahu Sekjen Kemendagri, pada Jumat pekan lalu. “Saya memohon dukungan dan doa dari semua pihak, dan kita akan berkolaborasi dengan masyarakat, Pemrov, Pemda, hingga DPRD untuk bekerja bersama-sama,” ujarnya.

Edy Suharmanto mengatakan tahun anggaran 2023 ini efektifnya tersisa sebulan lagi. Ia hanya bisa melanjutkan program yang telah dirintis pj bupati sebelumnya, Burhanuddin. “Karena itu, diawal menjalankan tugas saya akan mengumpulkan seluruh pejabat untuk mengetahui kondisi wilayah disana. Saya juga akan terus berkoordinasi bersama sekda hingga Forkopimda,”ungkapnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto menginstruksikan Abdul Azis dan Edy Suharmanto segera berkoordinasi mematangkan APBD 2024 di wilayahnya masing-masing. “Matangkan aspirasi dari rakyat yang anggarannya membutuhkan dukungan dari APBD Provinsi Sultra,” ujarnya.

Andap meminta Abdul Azis dan Edy Suharmanto menjadikan amanah dan promosi jabatan ini sebagai ladang pengabdian bagi rakyat, bangsa, dan negara.

“Tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi pejabat, khususnya pemimpin. Jadilah pemimpin yang bukan hanya terpilih, tetapi terpanggil. Terpanggilah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di daerah yang saudara pimpin,” pesan Andap.

Andap memerintahkan Abdul Azis dan Edy Suharmanto dapat memastikan semua kebijakan dan program pembangunan daerah terharmonisasi dengan kebijakan pusat dan provinsi, khususnya 5 bidang kesejahteraan rakyat sesuai amanat presiden. (rah/c)

  • Bagikan

Exit mobile version