Masyarakat Busel Antusias Ikut Sosialisasi Pangan Berbasis B2SA

  • Bagikan
Fota bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buton Selatan Meizat A. Tamim (empat dari kiri) usai kegiatan Sosialisasi Pangan Berbasis B2SA.
Fota bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buton Selatan Meizat A. Tamim (empat dari kiri) usai kegiatan Sosialisasi Pangan Berbasis B2SA.

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan Sultra kembali menggelar sosialisasi Konsumsi Pangan Berbasis B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) di Buton Selatan (Busel), Selasa (21/11/2023). Kegiatan ini mendapat antusias masyarakat Busel.

Sosialisasi diikuti 300 peserta yang merupakan aparat pemerintah kabupaten, kecamatan, desa serta TP PKK kabupaten, kecamatan, desa dan DWP kabupaten dan masyarakat. Dengan antusias, mereka menyimak sosialisasi B2SA yakni tentang bagaimana memilih, mengolah makanan yang sehat dan layak dikonsumsi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buton Selatan Meizat A. Tamim menyerahkan bingkisan kepada peserta Sosialisasi Pangan Berbasis B2SA.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buton Selatan, Meizat A. Tamim menjelaskan, kegiatan B2SA harus diperhatikan. Artinya, pamong harus menjelaskan kepada masyarakat tentang pentingnya memilih dan mengolah makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman.

"Di Buton Selatan ini banyak ikan. Terutama saat musim tertentu ikan melimpah. Agar tetap bergizi tinggi, masyarakat harus pintar mengolah agar menjadi pangan yang bergizi," ungkapnya saat membawakan sambutan di hadapan peserta sosialisasi.

Meizet juga mengingatkan, agar masyarakat bisa mengolah menu beragam. Misalnya saja untuk makanan pokok yang selama ini beras, bisa diganti dengan karbohidrat lainnya misalnya Kasuami dan Kambuse.

"Jangan lupa pilihlah makanan yang aman dikonsumsi, dalam artian terbebas dari bahan kimia berbahaya yang bisa merusak kesehatan," pesannya.

Sosialisasi B2SA ini sedang digalakkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Sultra. Tujuannya agar masyarakat bisa memilih bahan pangan yang aman dan memenuhi gizi tubuh keluarganya. Kegiatan ini sudah berlangsung di Kota Baubau dan Kabupaten Buton Selatan. Tiga daerah lain seperti Kabupaten Buton, Buton Tengah dan Wakatobi juga akan menjadi titik sosialisasi B2SA. (adv)

  • Bagikan

Exit mobile version