BKPSDM Kendari Usul 905 Formasi PPPK Guru

  • Bagikan
Zulqaidah Taridala


-BKPSDM Belum Kantongi Juknis

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Kabar rencana penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru gelombang III mulai menyeruak. Di internal guru honorer, disebutkan seleksi pendaftaran akan dimulai Oktober mendatang. Tak heran, mereka mulai mempersiapkan diri.

Kabid Pengadaan dan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari, Zulqaidah Taridala mengaku turut mendengar informasi tersebut. Hanya saja, ia belum bisa memastikan pelaksanaanya. Pasalnya, petunjuk teknis (juknis) yang menjadi dasar pelaksanaan seleksi penerimaan PPPK guru belum diterima.

"Sesuai berita yang beredar di masyarakat, bahwasanya penerimaan PPPK guru itu di jadwalkan Oktober 2022. Namun sekali lagi kami belum bisa pastikan informasi itu betul atau tidak. Karena sampai saat ini kami belum menerima surat edarannya atau semacamnya. Yang jelas tahun ini pendaftaran PPPK guru akan dibuka," ujarnya, Senin (18/7).

Pada seleksi PPPK gelombang III, pihaknya mengajukan 905 formasi guru. Namun jumlah belum final sebab masih akan dikaji pemerintah pusat. Sebab penentuan kuota PPPK guru menjadi doamin pusat. Namun ia tetap berharap formasi yang diajukan seluruhnya bisa diterima.

"Pada seleksi PPPK guru gelombang I dan II, sebanyak 233 guru honorer dinyatakan lulus. Di tahap III, kita minta kuota lebih besar. Apalagi pemerintah berencana menghapus keberadaan guru honorer. Sementara sekolah-sekolah di Kendari masih kekurangan guru berstatus ASN dan PPPK," jelasnya.

Ia meminta masyarakat tidak gampang percaya informasi di luar. Jika belum ada surat resmi, pelaksanaan seleksi penerimaan PPPK guru tak akan dimulai. Namun bila juknis telah diterbitkan, pihaknya berjanji akan menginformasikan ke masyarakat.

"Kita tunggu saja. Biasanya, kalau pelaksanaan seleksi ada oknum yang tidak bertanggung jawab. Modusnya mengiming-imingi kelulusan. Padahal yang menetukan kelulusan adalah peserta sendiri," pungkasnya. (b/m1)

  • Bagikan

Exit mobile version