Tahun 2024, PAD Disperindang RP 500 Juta

  • Bagikan
Kepala Disperindang Muna, Hardani Muuri

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Capaian pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muna sepanjang tahun 2024 Rp 500 juta lebih. Capaian ini merupakan disiplin juru tagih dalam bekerja.

Kepala Disperindag Muna, Hardani Muuri mengatakan salah satu kiat untuk untuk meningkatkan dan menggenjot PAD Dinas Perindag sepanjang tahun 2024 yakni rutin melakukan penagihan retribusi dengan memiliki data pedagang yang valid. Selain itu, didukung dengan kedisiplinan dan kejujuran para juru tagih dalam bekerja. Ini juga sebagai bentuk keseriusan Dinas Perindag Muna dalam mendukung peningkatan pendapatan asli daerah di Muna.

“Selama empat tahun terakhir, capaian PAD Disperindag hanya mencapai Rp 300 juta. Tahun 2024, mencapai Rp 500 juta. Capaian ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kita juga sudah mengantongi data pedagang yang valid sehingga memudahkan para juru tagih dalam menarik retribusi. Untuk memudahkan penagihan, kita juga rutin melakukan pendekatan dengan para pedagang-pedagang di pasar,” kata Hardani Muuri, Rabu (22/1).

Ia menambahkan, dalam mempermudah penagihan retribusi pihaknya membentuk tim yang beranggotakan ASN dan tenaga honorer yang rutin turun ke pasar. Untuk realisasi retribusi pasar penyumbang Disperindag Muna dari 16 pasar yang tersebar wilayah di Muna. Dari 16 pasar itu, penyumbang retribusi tertinggi yakni Pasar Laino Raha, karena beroperasi tiap hari dengan jumlah pedagang yang tergolong banyak.

“Keseluruhan ada 16 pasar penyumbang retribusi, terbesar pasar Laino Raha, Pasar Kambawuna Kabawo, Pasar Wakuru dan Pasar Tampo. Selebihnya, pasar kecil yang para pedagangnya tergolong sedikit. Namun, dua tahun terakhir ini ada beberapa pasar yang sudah tidak menyetor retribusi, karena sudah tidak ada aktifitas pedagang,” tambahnya.

Untuk tahun ini target PAD Dinas Perindag sebesar Rp 3 miliar. Ditargetkan capaian retribusi tahun ini akan melebihi jumlah PAD tahun 2024. Pihaknya juga menegaskan komitmen dalam mendukung pedagang dalam menjalankan usahanya. Tetapi, tetap mengutamakan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Disperindag juga berharap, pasar dapat beroperasi secara aman dan kondusif.

“Tidak hanya retribusi, kami juga terus berupaya menciptakan pasar yang lebih tertib dan aman serta menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat demi kenyamanan para pengunjung pasar. Keamanan dan kebersihan pasar juga menjadi prioritas utama untuk menciptakan suasana pasar yang lebih baik. Pada akhirnya, akan menarik lebih banyak pengunjung dan mendukung pertumbuhan para pedagang,” pungkasnya. (deh/b)

  • Bagikan