Kontrak Mepet, Progres Baru Separuh

  • Bagikan

--Lantai Lima Mulai Dicor

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID - Masa kontrak pembangunan kantor Gubernur kian mepet. Namun hingga kini, progres pengerjaannya baru mencapai 50 persen. Tak heran, pengerjaan proyek monumental ini terus digenjot. Sesuai kontrak, pembangunan kantor gubernur tahap kedua ini akan berakhir 28 Desember mendatang.

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sulawesi Tenggara (Sultra) Martin Efendi Patulak mengatakan terus melakukan langkah percepatan untuk penyelesaian proyek infrastruktur. Pasalnya, masa tahun anggaran 2023 sudah mepet atau kurang dari 1,5 bulan lagi. Salah satunya pembangunan kantor gubernur.

"Progres pmbangunan kantor gubernur kurang lebih 50 persen. Kita berharap bisa dilakukan percepatan karena kontrak akan berakhir 28 Desember mendatang," kata Martin Efendi Patulak kepada Kendari Pos kemarin.

Konstruksi gedung lanjutnya, hampir semua beton sehingga memerlukan cor cukup besar. Sekarang ini, sudah masuk pekerjaan cor lantai lima. Tahun ini, pemerintah menargetkan bisa merampungkan konstruksi gedung hingga lantai delapan.

"Kalau tahun 2024, kami belum akan menganggarkan pembangunan lanjutan untuk fisik. Hanya akan fokus pada finishing 8 lantai pertama. Hal ini disebabkan realokasi anggaran menjelang Pemilu. Makanya, pemprov akan memaksimalkan pemanfaatan gedung delapan lantai lebih dulu," jelasnya.

Meskipun demikian, mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sultra ini memastikan proyek pembangunan kantor gubernur tak akan terhenti. Sebab penganggaran fisik akan dilanjutkan pada 2025 dan 2026 mendatang. Sesuai perencanaan, kantor gubernur akan dibangun 23 lantai.

"Untuk tahap awal, diprioritaskan bagi OPD yang berkantor jauh dari kantor gubernur. Diantaranya, DPM-PTSP, Brida dan Dinas Koperasi dan UMKM. Agar semua bisa terpusat. Sebab kantor gubernur ini akan menjadi tempat penting bagi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat," pungkasnya. (c/rah)

  • Bagikan