Sekolah Lima Hari, Pergi Segar Pulang Lemas – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Edukasi

Sekolah Lima Hari, Pergi Segar Pulang Lemas

kendaripos.fajar.co.id — Tayangan berita petang di sebuah stasiun TV swasta menarik perhatian Intan. Remaja putri ini merenung sejenak lalu bertanya kepada ibunya. Di layar kaca, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi sedang memaparkan soal konsep lima hari sekolah, alias 8 jam belajar dalam sehari. Pelajar SMP di Kota Kendari yang tahun depan akan duduk di kelas IX ini risau. Ia akan ada di sekolah sampai sore, mulai tahun depan.

“Berarti tambah uang jajan dong. Kan kita sampai sore di sekolah. Tapi capek mungkin itu ya,” katanya kepada ibunya yang sedang menyiapkan penganan berbuka puasa. Meski tak bereaksi, sang ibu juga mulai berpikir bila kebijakan lima hari sekolah akan memengaruhi kualitas komunikasi ia dan anaknya. Anaknya yang saat berangkat dalam kondisi fresh, saat pulang pasti sudah lusuh karena kelelahan. “Kan tidak sekolah Sabtu nak. Tidak apa-apa,” kata sang ibu menimpali kegusaran anaknya.

Tiga hari lalu, tepatnya Selasa (13/6), Kemendikbud resmi merilis Peraturan Menteri (Permendikbud) nomor 23 tahun 2017. Dengan dikeluarkannya Permendikbud ini, maka kebijakan sekolah selama 5 x 8 jam seminggu telah resmi berlaku. Dalam permen, disebutkan bahwa hari sekolah berlangsung selama 8 jam sehari atau jika ditotal adalah 40 jam seminggu.

Dalam durasi sepanjang itu, peserta didik hanya diberi kesempatan beristirahat selama setengah jam atau 2,5 jam selama seminggu. Namun, sekolah diperbolehkan untuk menambah waktu istirahat sesuai kebutuhan. Lalu, siapkah sekolah-sekolah di Sultra memberlakukan ketentuan seperti itu, mulai tahun ajaran baru nanti?

Hingga kini, kebijakan itu masih menuai pro-kontra. Khususnya dari daerah-daerah yang belum siap. Kendala utamanya adalah ketersediaan fasilitas yang tidak memadai, misalnya, ruang belajar, tempat ibadah serta fasilitas lainnya. “Tapi secara umum, kita siap melaksanakan. Sekarang kita sosialisasikan dulu Peraturan Menteri itu,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Dra. Sartini Sarita, Kamis (15/6).

1 of 4

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top