BPBD Lamban, Warga Buat Jembatan Darurat – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Konawe Kepulauan

BPBD Lamban, Warga Buat Jembatan Darurat

kendaripos.fajar.co.id LANGGARA-Atas swadaya warga, kini Desa Baku-Baku, Wawouso Baru dan Wawouso di Wawonii Selatan tak lagi terisolir. Sebelumnya, warga di wilayah tersebut tak dapat beraktivitas pasca jembatan penghubung yang membentang di atas Sungai Wawouso rusak diterjang banjir beberapa waktu lalu. Meski konstruksinya tak sebaik jembatan permanen, namun jalur penghubung sepanjang 70 meter dan lebar dua meter itu dapat dilintasi warga dengan berjalan kaki.

Ilustrasi

Inisiatif warga membuat jembatan tersebut karena lambannya perhatian instansi teknis di daerah tersebut. “Sejak diterjang banjir awal bulan Mei lalu, perhatian pemerintah sampai saat ini belum ada. Kami lalu mengumpulkan dana untuk membuat jembatan sementara agar bisa dilewati. Kalau menunggu, kapan bisa dilintasi,” ungkap Kamaruddin, warga Desa Baku-Baku, kemarin. Ia mengaku, sejak dilanda bencana, desa mereka belum pernah dikunjungi pemerintah.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konkep, Awaluddin menepis anggapan jika pihaknya dianggap lamban. Menurutnya, pemerintah telah memberikan bantuan melalui kepala desa setempat dan camat. Meski demikian, ia mengakui jika belum ada personil BPBD yang mengunjungi Desa Baku-Baku saat diterjang banjir. “Jumlah personil dan alat cukup terbatas sehingga desa tersebut sulit untuk ditembus,” alasan Awaluddin. (b/san)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top