BBM di Wakatobi Langka, ini Penyebabnya …. – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Ekonomi & Bisnis

BBM di Wakatobi Langka, ini Penyebabnya ….

KENDARIPOS.CO.ID WANGI-WANGI- Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Wakatobi beberapa hari ini menimbulkan keresahan masyarakat. Selama tiga hari, Agen Premium Minyak Solar (APMS) tidak beroperasi melayani masyarakat. Pengecer yang menjual BBM jenis premium dan pertamax pun menaikan harga dua kali lipat dari biasanya. Harga premium setengah liter bahkan mencapai Rp 10 ribu.

Kepala APMS Mandati, La Naane mengaku, kelangkaan terjadi karena kapal yang mengangkut BBM dari Baubau mengalami kendala. Kapal yang direncanakan bertolak dari Baubau pada hari Minggu (11/6) masih harus mengurus administrasi dokumen terkait izin berlayar.

“Kami baru dapat info keluar izin berlayar itu pukul 02.00 Wita pagi hari Selasa (14/6) lalu. Makanya molor tiga hari,” terang La Naane, Kamis (15/6).

Kapal GT No.5709/IIK memuat BBM sebanyak 180 ton untuk wilayah Wakatobi. Diantaranya, premium untuk Wangiwangi sebanyak 65 ribu liter, solar 40 ribu liter, pertamax 10 ribu liter dan minyak tanah 20 ribu liter. Selebihnya untuk pasokan di Wakatobi II (Kaledupa, Tomia dan Binongko). “Kalau untuk Wangiwangi bisa untuk enam hari,” terangnya.

Naane menyebutkan, untuk ketersediaan stok pihaknya menjamin hal itu. Salah satunya untuk APMS Mandati menyalurkan BBM jenis premium sebanyak 5 ribu liter per hari. Selebihnya ada jatah untuk 10 pengecer resmi.
“Kalau premium setiap hari kita buka dan stoknya rata-rata 5 ribu liter,” tukasnya.

Sayangnya, pernyataan La Naane berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Sebab kenyataannya, dalam seminggu terkadang hanya dua hari melayani penjualan BBM jenis premium. Masyarakat yang menjadi langganan APMS Mandati kerap mengeluhkan perihal ini. “Kadang dalam seminggu hanya sekali dibuka untuk premium. Kebanyakan APMS Mandati itu jual pertamax,” ungkap Hasan, warga Wangiwangi.

Untuk mengantisipasi adanya penimbunan BBM dan penyaluran yang tak sesuai, aparat kepolisian resort Wakatobi terus melakukan pemantauan. Kapolres Wakatobi, AKBP Hadi Winarno yang dikonfirmasi mengakui, kendala kelangkaan BBM belakang ini karena kapal pengangkut mengalami keterlambatan dalam beroperasi. “Kalau keamanan jelas sudah menjadi kewajiban kami. JIka ada tindak pidana atau administrasi pasti kita akan proses,” ungkap Hadi Winarno. (b/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top