Kasus Korupsi Mantan Istri Bupati Bombana Mengendap di Polda, Kok Bisa….. – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Kasus Korupsi Mantan Istri Bupati Bombana Mengendap di Polda, Kok Bisa…..

kendaripos.fajar.co.id KENDARI— Penyidikan perkara dugaan korupsi penyalahgunaan dana operasional Dinas Kelautan dan Perikanan Bombana tahun anggaran 2007-2009 dilakukan Polda Sultra sejak tahun 2012. Bahkan telah menetapkan Andi Radjia, istri mantan Bupati Bombana, Atikurrahman sebagai tersangka namun hingga saat ini berkas penyidikan masih mengendap di meja penyidik. Penyidik belum melimpahkan berkas, barang bukti dan tersangka kepada jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

Kasipenkum Kejati Sultra, Janes Mamangkey, SH mengatakan kasus tersebut memang sudah sangat lama bergulir, dan seharusnya sudah masuk tahap akhir yaitu pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap II. Dimana sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sultra, telah mengeluarkan surat P21 atau pernyataan bahwa kasus tersebut telah lengkap dan siap menjalani proses hukum selanjutnya yaitu persidangan.

“Sudah ada P21. Kita tinggal tunggu pihak penyidik melakukan tahap II. Dimana dalam kasus tersebut ada tersangka selain istri mantan Bupati Bombana Atikurahman,” ujar Janes Mamangkey, SH, Rabu (14/6) kemarin tanpa menyebutkan tersangka lainnya dalam kasus tersebut yang telah di tahan Polda Sultra.

Janes Mamangkey menambahkan bila tersangka sudah dilimpahkan penyidik Polda Sultra ke Kejati Sultra maka Kejati Sultra akan meneruskan ke Kejari Bombana untuk melakukan tuntutan atau proses hukum selanjutnya. Hasil audit BPK menunjukkan negara mengalami kerugian sekira Rp 41 miliar. “JPU memang di Kejati, tetapi tetap yang melakukan penuntutan atau persidangan nanti itu Kejari Bombana, merujuk dari lokasi tindak pidana Korupsi,” ungkap Janes.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bombana, Bustanil N. Arifin, SH tidak banyak menjelaskan terkait dugaan tindak pidana Korupsi yang disidik oleh Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sultra itu. Pihaknya hanya menunggu pelimpahan dari Kejati Sultra. “Saya tidak bisa banyak koment karena itu ranah Kejati dan Polda, kami tinggal menunggu pelimpahan tersangka karena sudah p21,” tutur Bustanil saat dihubungi kemarin. (kmr/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top