Ketua KPU Konsel Bela Diri, Kuasa Hukum : Sekretaris Harus Bertanggungjawab dalam Rental Mobil – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Hukum & Kriminal

Ketua KPU Konsel Bela Diri, Kuasa Hukum : Sekretaris Harus Bertanggungjawab dalam Rental Mobil

KENDARIPOS.CO.ID

Anggota KPU Konsel saat digelandang ke Rutan Punggolaka Kendari. Dok/KP

Ketua KPU Konsel, Djabal Nur, terdakwa perkara dugaan rental mobil fiktif tahun 2015 melakukan pembelaan diri. Djabal Nur melalui kuasa hukumnya, Abdul Rahman, MH menepis seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Sidang dengan agenda pembelaan terdakwa yang berlangsung kema

rin, Abdul Rahman mengatakan kliennya tidak bersalah dalam kasus pengadaan mobil rental pada Pilkada Konsel tahun 2015.

Versi Abdul Rahman, urusan sewa (rental) mobil untuk operasional komisioner KPU Konawe sejatinya tanggung jawab sekretaris KPU dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPU Konsel. “Sekretaris dan PPK yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini, bukan malah klien saya, karena sekretaris mengarahkan PPK untuk membuat kontrak pengadaan mobil rental dengan pemilik rental,” ujar Abdul Rahman, MH dihadapan majelis sidang yang dipimpin Irmawati Abidin, SH, Senin (5/6/2017).

Di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Kelas II A Kendari itu, Abdul Rahman menjelaskan PPK yang membuat draf kontrak perjanjian sewa kendaraan. Selain itu PPK pula menandatangani surat perintah bayar, dimana bukan tugas PPK untuk menandatangani surat pemberian barang tersebut dan bendahara mengeluarkan dana tersebut.

“Seharusnya bendahara tidak mengeluarkan dana tersebut. Dan harus bertanggung jawab karena sudah mengeluarkan dana. Disitu dapat dilihat dari awal prosedur perjanjian sudah salah karena sewa menyewa dilakukan antara PPK dan pemilik rental yang seharusnya PPK dan komisioner KPU,” kata Abdul Rahman saat membela kliennya di pengadilan.

Kuasa hukum senior itu menyebutkan tidak terdapat kerugian negara dalam perkara yang melibatkan kliennya. Hanya saja, prosedur pembuatan kontrak yang keliru yang berkaitan dengan proses administrasi. “Sebenarnya kesalahan ini tidak mesti dibawah di ranah hukum,” imbuh Abdul Rahman.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Konsel, Haerul Saputra, MH yang menanggapi pembelaan kuasa hukum terdakwa menegaskan terdakwa Ketua KPU Konsel, Djabal Nur harus bertanggungjawab atas kasus ini, karena terdakwa ikut serta menandatangani kontak sewa kendaraan (rental) itu.

“Kami mengatakan ada kerugian negara melalui penyelidikan dan audit oleh auditor. Kerugian negara sangat jelas, karena adanya uang yang keluar, namun tidak ada pertanggungjawabannya. Pelanggaran terdakwa sudah jelas saya kira, karena ikut terlibat dalam menandatangani kontrak,” ujar Haerul Saputra.  (kmr/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top