Unggah Foto Orang di Facebook, Oknum Pejabat Konkep Terancam di Penjara – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Hukum & Kriminal

Unggah Foto Orang di Facebook, Oknum Pejabat Konkep Terancam di Penjara

KENDARIPOS.CO.ID — Suharmin tak pernah menyangka jika foto yang diunggahnya di akun media sosial pada 4 Desember 2015 bakal berurusan hukum. Suharmin yang juga oknum kepala bidang di Dikbud Konawe Kepulauan memposting foto seorang pria bernama Gunawan tersebut dalam grup Facebook  (FB) “Perubahan Konkep (Wawoni)”. Dalam postingan itu, tertera keterangan gambar berbunyi “Inilah orang yang melakukan money politic”. Dalam foto itu, Gunawan sedang digeledah petugas Panwas saat Pilkada Konkep.

Tak terima dengan hal tersebut, Gunawan melaporkan kejadian tersebut Januari 2016 ke Polda Sultra. Selama proses penyidikan, Suharmin diperiksa lalu ditetapkan sebagai tersangka. Kini, berkas penyidikan tersangka Suharmin dituntaskan penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda Sultra. Dan jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra memandang berkas tersangka sudah lengkap (P21). Penyidik diminta segera melimpahkan tersangka, berkas, dan barang bukti ke jaksa.

Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan berkas Suharmin dinyatakan lengkap oleh jaksa peneliti. Menurut Kompol Dolfi, penerapan pasal dalam kasus yang menjerat Suharmin yakni pasal 27 ayat (3) Undang-undang Informasi Transakasi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008. “Sudah P21 berkasnya, sekarang tinggal kita tahap II saja. Ini bagian dari keberhasilan penyidik, karena berhasil meyakinkan jaksa bahwa kasus ini patut diproses lebih lanjut,” ujar Kompol Dolfi Kumaseh.

Isinya di larang menyebut setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. Ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara.

Untuk diketahui kasus ini berawal dari laporan seorang pria bernama Gunawan. Pria ini merasa dihina  dan difitnah oleh pria pemilik akun FB bernama Suharmin. Suharmin memposting foto Gunawan saat digeledah oleh Panwas Konkep terkait dugaan keterlibatan dia karena money politik. Sebenarnya tudingan Panwas kepada Gunawan tidak benar dan tak dapat dibuktikan, sedangkan Suharmin sudah terlanjur mengabadikan momen tersebut dan diunggah di grup FB. (ade/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top