Bantu Korban Banjir dan Tanah Longsor, Pemda Butur Siapkan Rp 700 Juta – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Buton Utara

Bantu Korban Banjir dan Tanah Longsor, Pemda Butur Siapkan Rp 700 Juta

kendaripos.fajar.co.id — Bantuan untuk membenahi hunian warga yang rusak akibat diterjang banjir dan tanah longsor segera disalurkan. Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 700 juta untuk 18 rumah warga di Kecamatan Kambowa dan Wakorumba Utara yang rusak parah akibat dampak bencana tersebut.

Badan Keuangan Daerah (BKD) Butur mengaku, pencairan dana tanggap darurat bencana telah diusulkan dan segera dicairkan sesuai permintaan. Untuk memuluskan realisasi anggaran tersebut masih membutuhkan regulasi yang jelas, minimal diatur dalam peraturan bupati sehingga kemudian hari tak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan.

“Kami pelajari dulu apakah semua akan dicairkan sekaligus atau bagaimana. Tentunya, sesuai kebutuhan yang rasional,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buton Utara, Tasir saat ditemui di ruang kerja akhir pekan lalu. Pemkab melalui bagian hukum segera menyusun draf peraturan bupati sebagai landasan pencairan anggaran jelas.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Butur, LM. Yurif Halir membenarkan pihaknya telah mengusulkan pencairan anggaran untuk meringankan beban warga yang terkena musibah meski diakuinya, nominal bantuan kurang memadai. Yurif menuturkan, Buton Utara kini darurat bencana. “Berdasarkan instruksi bupati semua kerugian warga akibat bencana banjir dan tanah longsor dibuatkan laporan tertulis untuk menjadi acuan berapa jumlah bantuan akan disalurkan,” tuturnya.

Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Butur ini mengimbau warga Butur agar tetap waspada. Sebab hujan deras diprediksi masih kembali mengguyur Butur sampai akhir Juni mendatang. Ia tak menampik potensi banjir dan tanah longsor dapat terjadi. “Lima kecamatan yakni Kulisusu Barat, Kulisusu Utara, Bonegunu, Kambowa dan Wakorumba Utara dipetakan rawan bencana banjir dan tanah lonsor susulan. Warga yang kediamannya terletak di dataran rendah dan dekat sungai tetap waspada mengingat lebatnya hujan tak kunjung reda sampai saat ini,” imbaunya. (b/had)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top