Puncak Penukaran Uang Tunggu THR Cair – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

Puncak Penukaran Uang Tunggu THR Cair

kendaripos.fajar.co.id — Layanan penukaran uang baru untuk kebutuhan Lebaran sudah dibuka oleh Bank Indonesia (BI) sejak 22 Mei 2017 lalu. Namun belum banyak masyarakat yang datang ke bank untuk menukarkan uang. BI memprediksi, puncak layanan penukaran uang akan terjadi sejak dua minggu sebelum Lebaran. Sebab pada dua minggu hingga seminggu sebelum Lebaran, banyak perusahaan yang mulai mencairkan tunjanga hari raya (THR). Di samping itu, gaji-13 untuk penagawai negeri sipil (PNS) juga akan cair seminggu sebelum Lebaran.

“Kalau THR dan gaji ke-13 sudah cair, masyarakat baru akan berbondong-bondong menukarkan uang. Selain faktor itu, jumlah hari libur yang panjang sampai sembilan hari dan libur Lebaran yang berdekatan dengan libur anak sekolah juga akan membuat penarikan uang jadi lebih besar. Konsumsi masyarakat juga akan tinggi,” kata Deputi Gubernur BI Sugeng.

Salah satu titik penukaran uang yang sudah melayani masyarakat adalah di kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. Sampai 29 Mei 2017, realisasi penukaran uang di Monas mencapai Rp 2,6 miliar. Ada sekitar 600 orang yang menukar uang di lokasi tersebut. Selain Monas, beberapa kawasan landmark seperti Tugu Juang di Lampung, Lapangan Puputan di Bali, Masjid Islamic Center di Lhokseumawe, Gor Segiri di Kalimantan Timur, Lapangan Banteng di Medan, dan serta Alun-Alun Kota Bandung juga menjadi lokasi penukaran uang.

Untuk memudahkan penukaran uang bagi masyarakat, besok (5/6), BI bersama 13 bank menggelar kas keliling di Monas. Dengan menggandeng perbankan, masyarakat akan lebih terlayani dengan baik. Namun BI tetap membatasi jumlah uang yang ditukarkan, yakni maksimal Rp 3,7 juta per orang. Masyarakat juga harus membawa kartu fotokopi serta kartu identitas asli semisal Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Kami ingin lebih banyak masyarakat yang bisa menukarkan uang, jadi jangan berkali-kali begitu datang ke lokasi. Kalau mau lebih dari Rp 3,7 juta ya datang lagi keesokan harinya,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi.

Tahun ini BI menyediakan uang kartal Rp 167 triliun untuk kebutuhan Lebaran. Jumlah tersebut naik 14 persen dibanding realisasi tahun lalu yang sebesar Rp 146 triliun. Uang yang disediakan di Pulau Jawa mencapai 60 persen dari total Rp 167 triliun. Jumlah tersebut sesuai dengan kontribusi Pulau Jawa terhadap ekonomi nasional yang masih mendominasi, yakni mencapai 58 persen.

Suhaedi menuturkan, minat masyarakat terhadap uang baru tahun emisi 2016 cukup tinggi. BI pun akan menyediakan uang tahun emisi untuk penukaran uang. Namun, jumlahnya masih terbatas. “Tahun ini Perum Peruri tidak lagi mencetak uang lama, semua sudah uang baru tahun emisi 2016. Yang sudah dicetak sekitar Rp 100 triliun, itu disebar ke berbagai daerah. Tapi nanti tetap masih akan ada uang yang lama yang kita sediakan, karena distribusi dan pencetakan uang ediai baru itu bertahap,” urainya. (rin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top