35 Ribu Anak di Kota Kendari Belum Miliki Akta Kelahiran – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

35 Ribu Anak di Kota Kendari Belum Miliki Akta Kelahiran

kendaripos.fajar.co.id — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kota Kendari terus mendata warga. Tidak saja usia dewasa, tapi juga menyasar masyarakat dengan usia dibawah 17 tahun. Salah satunya melalui upaya menerbitkan akta lahir. Berdasarkan data yang ada dari sekitar 117.000 jumlah anak usia 0 – 17 tahun, baru kurang lebih 70 persen yang memiliki akta kelahiran.

Kepala Bidang Pemanfaatan Data, Disdukcapil Kota Kendari, Suhriah, mengungkapkan saat ini terdapat sekira 82.000 orang yang terdaftar dalam data kependudukan di Disdukcapil Kota Kendari. Dari jumlah tersebut, baru 40.175 yang terdaftar dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukkan di Kemendagri, sisanya sebanyak 41.825 masih terdaftar secara manual alias hanya memiliki akta lahir manual. Sehingga masih ada sekitar 35.000 belum sama sekali memiliki akta lahir.

“Ada 117.000 anak usia dibawah 17 tahun di Kendari dan baru sekitar 70 persen lebih terdaftar. Sisanya, sekitar 35 ribu belum sama sekali memiliki data atau punya akta lahir,” ujarnya kepada Kendari Pos, kemarin.

Belum maksimalnya pendataan tersebut dikatakan Suhriah, menyebabkan Kota Kendari belum bisa menjalankan kebijakan nasional mengenai pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Perkaranya, untuk memberlakukan KIA, minimal anak usia 17 tahun kebawah harus 75 persen sudah terdata dalam SIAK atau secara online. Nah, di Kota Kendari, berdasarkan data, baru sekitar 40 persen yang sudah terdaftar dalam SIAK tersebut. “Jadi kita belum bisa terapkan KIA tadi. Padahal, sudah sebaiknya Kota Kendari menjaslankan kebijakan pemerintah pusat melalui Kemendagri itu,” sambungnya.

Selanjutnya, Suhriah mengimbau masyarakat untuk mengurus akta lahir bagi anaknya untuk didaftarkan dalam SIAK. Manfaatnya, keberadaan anak yang bersangkutan menjadi terakui secara administratif di pusat. “Kita minta masyarakat secara sadar paham akan hal itu dan mau mengurus akta lahir,” imbuhnya. (Alfin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top