Zakat Kota Kendari Rp 32 Ribu Per Jiwa, Shalat Ied Diputuskan 97 Lokasi – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Metro Kendari

Zakat Kota Kendari Rp 32 Ribu Per Jiwa, Shalat Ied Diputuskan 97 Lokasi

Alamsyah Lotunani

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota Kendari bersama Badan Amil Zakat Nasional Kota Kendari dan para ulama menetapkan besaran zakat fitrah tahun ini. Besarannya cukup bervariasi, mulai Rp 32.000 per jiwa atau setara 3,5 liter beras kualitas terbaik, Rp 30.000 per jiwa atau 3,5 liter beras kepala atau jenis super. Jumlah zakat mal pun diputuskan. (Lihat Tabel Dibawah)

Penetapan besaran zakat fitrah tahun ini ada beberapa pokok zakat yang mengalami penurunan nominal, ada pula yang mengalami kenaikan. Rapat penetapan zakat itu juga memutuskan mekanisme pemungutan zakat di Kota Kendari. Proses pemungutannya pun, dilakukan melalui Unit Pemungut Zakat (UPZ) yang dibentuk melalui surat keputusan yang dikeluarkan Baznas Kota Kendari. Terdapat lebih kurang 200 UPZ yang ditugaskan mengumpulkan pembayaran zakat tahun ini. UPZ tersebut terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pegawai kecamatan, kelurahan dan seluruh pengurus masjid.

Sekretaris Kota Kendari sekaligus Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), Alamsyah Lotunani yang memimpin jalannya rapat meminta agar proses pemungutan zakat tahun ini dilakukan maksimal demi efektifnya pengumpulan zakat untuk disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

“Kita berharap tahun ini zakat bisa maksimal. Kepada UPZ agar bekerja maksimal lewat sosialisasi dan juga pemungutan zakat secara menyeluruh. Kalau zakat kita terakomodir semua, maka bantuan kepada penerima bisa kita tingkatkan juga,” ujar Alamsyah Lotunani di ruang pola Kantor Walikota Kendari, Kamis (1/6).

Nantinya, sesuai ketentuan, setiap UPZ akan mendapatkan imbalan sebesar 12,5 persen total zakat yang dikumpulkannya. Sedang, 87,5 persennya akan disetorkan ke rekening Baznas di bank. Ketua Harian Baznas Kota Kendari, H. Alimuddin menjelaskan UPZ yang bertugas, pihaknya memilih sesuai dengan wewenang tugas dan kompetensinya. “Diantaranya untuk kecamatan dan kelurahan, itu dikumpulkan oleh sekretaris dan bendahara. Sedang untuk masjid, akan dikumpulkan oleh ketua dan bendahara masjid. Totalnya kurang lebih 200 UPZ,” paparnya.

Dirinya berharap, masyarakat dapat secara sadar untuk memercepat proses pembayaran zakatnya. Itu untuk memaksimalkan proses penyalurannya. “Aturannya sampai sebelum shalat Id. Tapi kita berharap masyarakat bisa bayar zakatnya lebih awal supaya pembagiannya lebih mudah juga,” sambungnya.

Alimuddin juga menambahkan, untuk potensi zakat mal di Kota Kendari sebenarnya sangat besar. Sesuai pendataan Baznas pusat, angkanya bisa mencapai Rp 70 miliar. “Hanya saja zakat mal kita hanya kisaran Rp 1 miliar yang terkumpul,” tandasnya.

Selain ketentuan zakat fitrah dan zakat mal, rapat tersebut juga menetapkan lokasi shalat Ied di Kota Kendari. Diputuskan, ada 97 lokasi yang akan menjadi tempat pelaksanaan shalat Idul Fitri tersebut. Sedangkan untuk pelaksanaan takbir, Pemkot akan memusatkannya pada masjid-masjid saja. (Alfin)

Ketentuan Zakat Kota Kendari

1. Zakat Fitrah
– Beras Kualitas Terbaik     : 32.000/jiwa atau 3,5 liter
– Beras Kepala / Super        : 30.000/jiwa atau 3,5 liter
– Beras Ciliwung/Dolog        : 28.000/jiwa atau 3,5 liter
– Jagung, Sagu, Ubi               : 18.000/jiwa atau 3,5 liter

2. Zakat Mal
– Harta Dikonversi Emas    : 93, 6 gram
– Usaha Dagang                    : Keuntungan Satu Tahun
– Hasil Tani (Irigasi)            : 5 persen
– Hasil Tani (Air Hujan)      : 10 persen

3. Ada 200 lebih Unit Pemungut Zakat

4. Diharapkan dibayar lebih awal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top