Kementerian PUPR Siapkan Dana Darurat untuk Perbaikan Jalur Mudik – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Kementerian PUPR Siapkan Dana Darurat untuk Perbaikan Jalur Mudik

Kondisi jalan yang longsor di Jalur Bombana-Kendari. Foto : Dok/Nuryadi/Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id — Jalur mudik di kawasan pantai utara (Pantura) masih dihantui kemacetan parah dan banjir rob. Hal tersebut diakui Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arie Setiadi Moerwanto. Dia mengatakan, pihaknya menyiapkan dana darurat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

”Dengan dana tersebut, kalau ada yang rusak, langsung kami perbaiki. Targetnya untuk keperluan arus mudik dan balik ini tidak ada lubang dulu. Setelahnya baru akan dibongkar untuk perbaikan,” kata Arie Rabu (31/5).

Ditanya mengenai anggaran untuk dana darurat tersebut, Arie menolak untuk menyebutkan angka. Menurutnya, sesuai dengan namanya, dana darurat tersebut hanya akan dipakai untuk keperluan darurat. Dan besarannya tergantung dengan kebutuhannya nanti. ”Ini kalau ada jalan kebutuhan mendesak, provinsi dan kabupaten tidak punya uang, kita akan turun di sana,” terang Arie.

Arie mnejelaskan, dana darurat itu akan difokuskan untuk kebutuhan di jalan penyambung temporer antara jalan tol dan jalan nasional di kawasan Pantura. Menurutnya, saat ini, pihaknya telah menyiapkan enam pintu keluar (exit) di ruas tol Brebes Timur-Weleri. Namun, saat kondisi jalan padat hingga menimbulkan kemacetan, beberapa exit darurat akan dibuka untuk mendistribusi kemacetan.

”Kebanyakan exit darurat itu merupakan jalan kerja. Dan agar bisa nyaman dilewati pemudik nantinya, butuh diperbaiki. Ini akan menggunakan dana darurat. Utamanya memang yang exit-exit itu,” tutur dia. ”Kami akan pastikan kondisinya baik. Tapi exit itu hanya akan digunakan untuk kondisi terpaksa,” tambah Arie.

Untuk urusan banjir rob, Arie mengatakan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sudah melakukan antisipasi dengan menyiapkan pompa-pompa untuk langsung bisa digunakan jika kerjadi banjir rob. BBWS Pemali Juana juga sudah menyiapkan tanggul-tanggul untuk mencegah rob masuk ke jalan.

Banjir rob di kawasan tersebut sebelumnya kerap terjadi di jalur pantura di dengan ketinggian variarif hingga 40 sentimeter. Banjir rob dengan ketinggian itu akan menghambat perjalanan mudik dan menyebabkan kemacetan parah di kawasan tersebut.  ”Dengan adanya ini, bajir rob yang terjadi nantinya tidak akan terlalu dalam dan cepat ditanggulangi,” kata Arie. (and)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top