Hmmm….Mulai Juni, Tarif Listrik Naik 400 Persen – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Hmmm….Mulai Juni, Tarif Listrik Naik 400 Persen

kendaripos.fajar.co.id — Tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 VA mengalami kenaikan terhitung Mei ini. Tak tanggung-tanggung kenaikan TDL tersebut mencapai hingga 400 persen. TDL yang awalnya dilevel Rp 329 per kWh (kilo watt hours)  sesuai dengan Permen ESDM Nomor 28 tahun 2016, TDL terbaru menjadi Rp 1.352 per kWh.

Pemakaian listrik untuk bulan ini adalah pemakaian listrik yang terakhir dengan tarif Rp 329 per kWH. Selanjutnya, masyarakat yang menggunakan listrik daya 900 VA nonsubsidi akan dikenakan tarif yang telah disesuaikan pertiga bulan sebelumnya.

Hal itu diungkapkan Plh Kepala Bidang Kelistrikan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Mutalib. Kata dia, kenaikan hanya diperuntukan bagi masyarakat yang menggunakan listrik dengan golongan 900 VA saja.  Kenaikan tersebut adalah kebijakan pemerintah yang mencabut subsidi pada TDL golongan 900 VA. “Tetapi bukan berarti subsidi dihilangkan sepenuhnya. Subsidi terhadap TDL golongan 900 VA tetap ada namun lebih dalam pemanfaatannya akan lebih diketatkan,” ujar Mutalib di ruang kerjanya, Senin (29/5).

Mutalib menegaskan bahwa kenaikan ini merupakan semangat agar pemberian subsidi tepat sasaran. “Besar harapan pemerintah agar penerima subsidi tarif dasar listrik itu tepat sasaran. Masyarakat pengguna listrik golongan 900 VA penerima subsidi adalah rumah tangga yang terdaftar dalam fakir miskin termasuk yang tinggal di Rusunawa. Kemudian rumah tangga pemegang salah satu kartu pemerintah seperti Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),” jelasnya.

Sementara itu, untuk keluarga yang merasa memiliki hak mendapatkan subsidi namun tidak mendapatkan bisa melaporkan hal tersebut ke pihak kelurahan, kecamatan atau ke kabupaten. “Nanti, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang akan melakukan pendataan untuk menkonfirmasi apakah layak mendapatkan subsidi atau tidak,” jelasnya.

Terkait dengan kenaikan tarif listrik itu, Mutalib mengatakan tarif baru itu masih belum berlaku. “UU sudah disahkan, namun Juklak dan Juknisnya masih dilakukan revisi. Jadi kemungkinan baru dikenakan tarif tersebut pada bulan Juni atau Juli mendatang,” pungkasnya. (yog/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top