Cegah Banjir, Sultra Butuh Rp 253 Miliar, DPR Janji Bantu Lobi di Kemenkeu – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Cegah Banjir, Sultra Butuh Rp 253 Miliar, DPR Janji Bantu Lobi di Kemenkeu

Gubernur Sultra H Nur Alam, bersama Komisi V DPR RI membahas persoalan banjir.

kendaripos.fajar.co.id — Banjir yang melanda beberapa daerah di Sultra mendapatkan perhatian serius Komisi V DPR RI. Senin (29/5), dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi V, Michael Wattimena bertemu Gubernur Sultra, Nur Alam untuk mengetahui banyak hal tentang penyebab terjadinya bencana alam tersebut. Salah satu poin penting dalam pertemuan itu, para wakil rakyat terutama legislator asal Sultra bakal bantu lobi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan kementerian lain terkait supaya anggaran bencana ditambah.

Pertemuan itu diinisiasi oleh anggota DPR asal Sultra, Ridwan Bae. Banyak hal dibicarakan, mulai akar masalah hingga  solusinya. Termasuk tentang anggaran penanganan masalah banjir di Sultra. Dalam salah satu penjelasannya, Gubernur Sultra, Nur Alam menyebut dibutuhkan anggaran sekira Rp 253 miliar untuk membangun tanggul, Waduk Retensi dan drainase utama di Kota Kendari dan beberapa daerah lainnya di Sultra.

Legislator asal Sultra yang juga anggota Komisi V DPR, Ridwan Bae mengatakan, masalah bajir bukan persoalan siapa yang harus bertanggung jawab. Namun, kehadiran Komisi V DPR RI untuk melihat sejauh mana problematika dan seperti apa yang dapat dilakukan untuk membantu masalah pengentasan banjir. “Pemprov sudah lakukan langkah konstruktif. Persoalannya sekarang, pengetasan banjir memerlukan biaya tinggi dan tentu kemampuan anggaran terbatas. Kehadiran kami bagian dari perhatian untuk Sultra,” jelasnya.

Mantan Bupati Muna dua periode menambahkan, pihaknya akan membantu Pemprov Sultra mencari kebutuhan anggaran sebesar Rp 253 miliar untuk menyelesaikan masalah banjir. “Masalah banjir di Sultra sebenarnya, ada beberapa menjadi tanggung jawab pembiayaan APBN. Hanya memang, ada mekanisme yang harus ditempuh. Nah, disinilah yang coba kami bantu,” jelasnya.

Ketua DPD Golkar Sultra menyarankan, gubernur bersama instansi, seperti balai memasukan proposal kebutuhan anggaran kementerian terkait. Nanti di Senayan, pihaknya bantu lobi dan perjuangkan. Misalnya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian PU Pera dan dirjend anggaran.

Dirinya berharap, persoalan banjir di Sultra dapat jalan keluar dalam waktu dekat. “Kita berharap penyelesaian banjir tidak sampai  tahun anggaran 2018. Mudah-mudahan dalam APBN-P, tidak ada lagi pemotongan, tapi penambahan anggaran. Kalau memang ada penambahan, kami akan perjuangkan supaya Sultra prioritas,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi V, Michael Wattimena mengungkapkan hal serupa. Menurut dia, persoalan banjir di Sultra memang sangat kompleks. Sehingga butuh partisipasi semua pihak, terutama soal penganggaran. Hal itu diketahuinya setelah dijelaskan oleh gubernur. “Pengentasan masalah banjir di Sultra membutuhkan keseriuan dan peran serta seluruh pihak. Masalah yang harus diatasi sesuai apa yang dikatakan gubernur adalah sendimentasi, alih fungsi hutan dan cuaca buruk,” katanya usai pertemuan, kemarin (29/5).

Tak hanya berdialog dengan gubernur dan jajaran, rombongan Komisi V DPR RI juga berkunjung langsung ke Kali Wanggu dan Dermaga Search And Rescue (SAR) Kendari di Kasilampe. Mereka disambut oleh Kepala SAR Kendari, Muslimin. Banyak hal yang diperhatikan, salah satunya kesiapan SAR Kendari dalam melakukan penanggulangan bencana.

Selain itu, juga mengecek Kapal RB 210 milik SAR Kendari yang sedang sandar di Demaga, yang selalu stanby bila diperlukan untuk melakukan evakuasi.  “Rombongan anggota DPR RI Komisi V mengecek langsung kesiapan Basarnas Kendari dengan melihat pelatan yang kami siapkan,” kata Muslimin melalui Humas SAR Kendari Wahyudi.

Sorenya, Ridwan Bae dan kawan-kawan dijamu Wali Kota Kendari, Dr Asrun  bersama jajaran SKPD buka puasa bersama di ball room phinisi 2, Hotel Clarion Kendari. Dalam kesempatan tersebut, suasana keakraban begitu tampak terlihat. Sembari menikmati hidangan, Asrun terlibat obrolan santai dengan para legislator senayan tersebut.

Asrun semeja dengan legislator Sultra, Ridwan Bae, asyik menikmati hidangan kolak yang disajikan sebagai menu buka puasa. Usai berbuka, mereka menunaikan salat magrib berjamaah. “Ini pertemuan biasa untuk silaturahmi saja. Kebetulan momen Ramadan,” ujar Asrun. Turut hadir mendampingi, Sekretaris Kota Kendari, Alamsyah Lotunani serta para kepala SKPD lingkup Pemkot Kendari. (b/yog/p1)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top