Subhanallah…Selama Ramadan, Aktivitas Warga Binaan Rutan Kendari Bikin Merinding – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Subhanallah…Selama Ramadan, Aktivitas Warga Binaan Rutan Kendari Bikin Merinding

Warga binaan rutan Kendari mengaji.

kendaripos.fajar.co.id — Suasana rumah tahanan (Rutan) Kelas II Kendari kini berbeda dari biasanya. Tidak ada lagi yang nongkrong tanpa guna saat malam tiba. Di Bulan Ramadan ini, mereka lebih banyak memanfaatkan waktunya untuk beribadah. Malah, ada yang memilih tadarus Alquran hingga jelang sahur.

Adwin Barakati, Kendari

Salat Asar baru saja ditunaikan. Ratusan warga binaan Rutan Kelas II Kendari masih duduk di tempat masing-masing. Ada yang baca wirid, ada pula baca Alquran. Salat berjamaah di masjid Rutan kali ini terasa “istimewa” karena dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Sultra, Sofyan.

Kehadiran orang nomor satu di Kemenkumham Sultra itu memang hanya sekadar silaturahmi dengan warga binaan. Sekaligus ingin melaksanakan salat berjamaah. Meski baru pertama datang, namun dia melihat tingkat keinginan beribadah warga binaan di Rutan Klas II Kendari cukup tinggi. “Saya senang, warga binaan disini rajin salat. Semoga terus dipertahankan,” harap Sofyan saat memberikan pengarahan usai salat Asar berjamaah di masjid Rutan, (28/5/2017).

Penilaian Sofyan mungkin tidak keliru. Sebab, dua hari pelaksanaan puasa, banyak warga binaan habiskan waktunya dengan beribadah. Mulai salat sunah, salat wajib tak pernah putus, hingga tilawah. Malah, ada beberapa yang menghabiskan waktu malamnya untuk tadarus hingga jelang sahur.

Kepala Rutan Kelas II A Kendari, Andy Gunawan membenarkan kalau sebagian warga binaan memanfaatkan waktunya untuk membaca dan mempelajari Alquran. Mulai pagi, siang, sore hingga malam hari mereka manfaatkan untuk tadarus Alquran. Boleh dikata, tidak ada waktu terbuang percuma. Semua dimanfaatkan untuk ibadah. “Tengah malam usai tarawih, mereka tadarus Alquran. Malah ada yang hingga jelang sahur,” katanya.

Yang paling ramai, ketika waktu berbuka telah dekat. Sesudah melaksanakan salat Asar, warga binaan langsung membentuk lingkaran lalu mengaji. Pengajian itu dilakukan hampir semua warga binaan. Banyak diantaran mereka membuat program sendiri dalam Ramadan ini. Contohnya, tahanan kasus korupsi bernama Sukiman. Mantan ketua KPU Konawe ini, tidak mau melewatkan bulan Ramadan kali ini dengan sia-sia. Dia membuat suatu program yakni tidak boleh lalaikan salat dan tilawah.

1 of 3

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top