Rehabilitasi Pelabuhan Waara – Baubau Tuntas, 1 Juni Mulai Beroperasi – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Sulawesi Tenggara

Rehabilitasi Pelabuhan Waara – Baubau Tuntas, 1 Juni Mulai Beroperasi

Pelabuhan Penyeberangan Feri Waara-Baubau tampak dari atas. Dshub Sultra For Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id — Sejak beberapa tahun terakhir, Pelabuhan Penyeberangan (PP) Waara- Baubau terpaksa dialihkan ke Tolandano-Baubau. Penyebabnya Pelabuhan Waara- Baubau mengalami kerusakan parah karena tidak pernah tersentuh pemeliharaan selama 20 tahun pasca diserahkan oleh Kementerian Perhubungan kepada Pemprov Sultra.

Namun, dipastikan mulai 1 Juni nanti, pelabuhan tersebut sudah bisa kembali digunakan setelah pembenahan yang dilakukan oleh Dishub Sultra. Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Hado Hasina menyampaikan hal itu. Mantan sekretaris daerah Buton Utara itu, menjelaskan seyogyanya setiap pelabuhan penyeberangan memang harus dianggarkan pemeliharaannya setiap tahun. Bila tidak maka biaya perbaikan ketika rusak akan jauh lebih besar. “Contohnya di pelabuhan Waara-Baubau ini, sudah puluhan tahun tidak pernah ada pemeliharaan, sampai jatuh dermaganya, anggaran yang kita butuhkan jelas sangat besar,” paparnya.

Lebih lanjut, Hado menuturkan setelah mengusulkan pembenahan yang akhirnya disetujui DPRD Sultra, barulah dermaga tersebut dikerjakan. Biaya yang dihabiskan sebesar Rp 2,5 miliar. “Kalau mau diperbaiki semua itu butuh Rp 9 miliar, tapi kita maksimalkan anggaran yang ada namun tetap bisa difungsikan lagi,” jelasnya.

Selama tidak difungsikan kata dia, daerah kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,5 miliar pertahun dari pelabuhan feri tersebut. “Sekarang sudah ada alternatif, ada dermaga pelengsengannya, Insya Allah kalau yang sebelah sedang diperbaiki, itu bisa gunakan pelengsengannya, jadi PAD kita bisa rutin jalan terus,” ulasnya.

Meski Pelabuhan Waara-Baubau telah dibuka kembali, untuk rute Tolandona-Baubau juga tetap aktif seperti biasa. Pemerintah juga sudah menyiapkan armada fery untuk Waara- Baubau. Hado melanjutkan, selain Pelabuhan penyeberangan Waara-Baubau, pihaknya juga melakukan pembenahan di tiga pelabuhan lainnya. “Ada tiga lagi, salah satunya Pure-Raha, itu juga tahun depan sudah bisa difungsikan,” tukasnya.

Sehingga total pelabuhan penyeberangan di Sultra mulai tahun depan menjadi 18 pelabuhan. Meskipun dari hitungan kementerian perhubungan wilayah Sultra idealnya memiliki 35 pelabuhan penyeberangan. Namun hal itu akan dipenuhi bertahap.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sultra, Rundubeli Hasan menambahkan kesiapan pelabuhan penyeberangan itu juga sudah oke didukung dengan kesiapan akses jalan. Dimana tahun ini jalan poros Wamengkoli sepanjang 14 kilometer telah tuntas diaspal. (ely/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top