Innalillah.. Imam Tarawih di Samarinda Ini Meninggal di Rakaat Ketujuh – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Innalillah.. Imam Tarawih di Samarinda Ini Meninggal di Rakaat Ketujuh

Helmy (kiri) menyiram kuburan ayahnya (Alm) Jarkasih yang meninggal saat memimpin salat tarawih.

KENDARIPOS. CO.ID — Salat Tarawih di Langgar Al Fajri, Jalan KH Khalid, Samarinda Ilir, Jumat (26/5) berubah menjadi duka. Jarkasih (69) meninggal dunia saat mengimami jemaah.

Dia meninggal pada rakaat ketujuh. Namun, salat tetap dilanjutkan. Hardadi yang awalnya makmum akhirnya maju menggantikan Jarkasih.

Lafal surat-surat Alquran yang dibacakan terdengar begitu cepat. Helmi, anak tertua Jarkasih juga berada di dalam barisan jemaah.

Meski tak berada persis di belakang Jarkasih, mata Helmi tertuju ke tubuh ayahnya. Kepergian Jarkasih membuat langgar yang berada persis di pinggir jalan itu menjadi ramai.

“Saya minta tolong ambulans karena lama menunggu pakai mobil warga,” kata Helmi saat ditemui Kaltim Post selepas pemakaman Jarkasih, Sabtu (27/5).

Dengan mata berkaca-kaca, Helmi masih ingat lafal Alquran terakhir yang dibaca ayahnya. Meski meyakini Jarkasih meninggal dunia, Helmi tetap membawa ayahnya ke Rumah Sakit Bhakti Nugraha “Namun, semua ini sudah rencana Yang Maha Besar,” kata Helmi.

Sementara itu, Hardadi mengaku menjadi imam karena memang sudah kewajiban.
“Sudah sepantasnya makmum yang ada di belakang imam menggantikan jika terjadi apa-apa,” ujar Hardadi.

Dia meyakini Jarkasih bakal mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Kepergian Jarkasih membuat para tetangga kaget. Sebab, selama ini Jarkasih terlihat sehat.

Adik Jarkasih, Sapriansyah mengatakan, kakaknya memiliki kedisiplinan dalam hal agama. Jarkasih pernah memarahi anak-anaknya yang meninggalkan salat.

“Beliau memang kesehariannya sejak muda sudah berkecimpung dalam urusan agama,” ungkap Sapriansyah. (dra/rom)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top