Anggaran Minim, Program UKM di Muna Terhambat – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Muna

Anggaran Minim, Program UKM di Muna Terhambat

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Muna tak bisa berbuat banyak. Program kerja yang diproyeksi tahun 2017 ini belum berjalan maksimal, terutama peningkatan pelatihan koperasi dan UKM agar bisa mandiri. Alasannya, tak didukung  ketersediaan anggaran yang ada. Gelontoran APBD yang diporsikan tak mampu membiayai kegiatan dalam memberikan edukasi pada 1000-an UKM serta 315 koperasi.

Sebenarnya, intansi di bawah kendali Kepala Dinas, La Ode Paliawaluddin itu sudah mengetahui dalam APBD tak ada plot anggaran untuk pelatihan. Jika pun ada, hanya dilakukan sekali saja. Padahal  jumlah UKM di Muna sangat banyak. “Dalam APBD ada. Tapi sedikit sekali. Hanya Rp 30 jutaan saja. Sementara UKM yang ada berkisar 1000 lebih,” keluh Paliawaluddin di ruang kerjanya.

Meski begitu, mantan Kadis Perikanan tersebut mengaku tak menyerah begitu saja. Ia bahkan telah melakukan komunikasi ke pemerintah pusat terkait lobi-lobi anggaran. Sayangnya, belum ada respon positif. Sebab, beberapa UKM dan koperasi ternyata tak memberikan laporan secara berkala atas dana hibah yang dikelola selama ini. Itulah sebabnya Muna tak mendapat alokasi anggaran lagi.

“Tidak ada di Muna. Bukannya di blacklist tapi diperbaiki dulu pelaporan penggunaan dana hibah tahun sebelumnya,” akunya. Ia mengaku, pelaku UKM dan Koperasi selalu bertanya-tanya terkait bantuan itu. Namun, ia meminta agar tetap bersabar. (c/ery)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top