DPRD Desak Penuntasan Honor PHL di RSUD Konut – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Konawe Utara

DPRD Desak Penuntasan Honor PHL di RSUD Konut

Kondisi RSUD di Konut sepi karena aksi mogok perawat. Foto : Helmin/Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id — Pembayaran honor Pegawai Harian Lepas (PHL) yang belum dituntaskan manajemen RSUD Konawe Utara (Konut) membuat paramedis tersebut melakukan aksi mogok kerja, pekan lalu. Mengetahui hal tersebut, pihak DPRD Konut mendesak manajemen rumah sakit untuk segera menuntaskan pembayaran hak PHL itu. “Semestinya persoalan honor PHL diselesaikan. Apalagi sudah lima bulan mereka tidak diberikan haknya. Saya kira pemerintah daerah mesti tanggap,” ujar Ketua DPRD Konut, Jefry Prananda, Jumat (26/5).

Politisi muda asal Partai Demokrat itu menambahkan, selama ini pelayanan RSUD Konut dinilai sudah cukup baik. Hanya karena persoalan keterlambatan pembayaran honor menjadi penyebab pelayanan medis terkendala. Makanya ia meminta agar pimpinan RSUD Konut secepatnya menyelesaikan persoalan tersebut agar tak berlarut-larut. “Ini sudah pertengahan tahun. Seharusnya persoalan administrasi honor PHL tersebut dituntaskan. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tak menyelesaikan hal PHL,” timpal Wakil Ketua DPRD Konut, Made Tarubuana, kemarin.

Kritikan tak hanya datang dari unsur pimpinan DPRD Konut. Komisi III DPRD Konut yang membidangi masalah kesehatan menekankan agar pemerintah daerah di bawah kendali kepemimpinan Ruksamin-Rauf meminta mengevaluasi kinerja Direktur RSUD Konut, Hasrawan. “Masa hanya persoalan honor PHL yang harus turun tangan menyelesaikan Pak Bupati. Makanya saya meminta kinerja direktur dievaluasi saja. BIla perlu copot kalau tidak bisa kerja,” sorot Ketua Komisi III DPRD Konut, Samir.

Mantan Sekjen Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Unhalu itu mendesak agar direktur RSUD Konut secepatnya mengurus SK honorer yang menjadi kendala pembayaran upah. Aksi mogok puluhan PHL RSUD Konut sudah berlangsung sejak 22 Mei lalu hingga kini. Sebelumnya, Direktur RSUD Konut, Hasrawan mengaku hingga kini pihaknya masih terus mengupayakan pembayaran.

Dengan kondisi mogoknya para honorer yang bertugas, ia sudah memanggil seluruh PNS RSUD Konut sebanyak 60 orang untuk membackup rutinitas rumah sakit seperti biasa. “Saya sudah panggil dan rapatkan seluruh personil PNS. Agar pelayanan tetap berjalan, karena untuk mengharap PHL sudah tak bisa lagi karena masih mogok,” ujar Hasrawan, kemarin. Dia menambahkan persoalan SK honor yang menjadi penghambat akan dituntaskan secepatnya. (b/min)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top