Dimutasi Sepihak, Karyawan Sawit PT DJL Mengadu ke Disnakertrans Konut – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Konawe Utara

Dimutasi Sepihak, Karyawan Sawit PT DJL Mengadu ke Disnakertrans Konut

KENDARIPOS.CO.ID — Enam karyawan mengadukan pihak manajemen PT Damai Jaya Lestari (DJL) ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Konawe Utara (Konut). Langkah tersebut dilakukan setelah mereka mendapat pemutasian sepihak tanpa melihat aspek sosial karyawan. Pasalnya, keenam karyawan yang berdomisili di Konut dipindahtugaskan ke Ambon, salah satu anak perusahan PT DJL di wilayah itu dengan alasan efisiensi tenaga kerja.

“Kami melihat ada kejanggalan dalam pemutasian karyawan yang dilakukan perusahaan. Karena pekerja yang dimutasikan adalah suami istri. Artinya ada upaya memisahkan keluarga yang dilakukan  perusahaan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H. Muhardi Mustafa melalui Kabid Hubungan Industrial (HI), Hendra, kemarin. Apalagi keenam karyawan yang menjadi korban mutasi PT DJL telah memasuki masa kerja di atas 10 tahun. Dari aspek sosial, kata, Hendra, tidak masuk akal bila perusahaan melakukan mutasi tanpa alasan jelas.

“Bisa tidak dikasih pindah (mutasi). Tetapi status karyawannya diturunkan dari tetap menjadi harian lepas. Ini kan janggal. Contohnya, dari PNS diturunkan jadi PHL. Semestinya ada peningkatan,” sorot Hendra.

Sebenarnya mutasi karyawan yang dilakukan DJL ada 10 orang. Enam diantaranya adalah karyawan PT DJL asal Konut, tiga orang dari Kolaka dan satu lainnya dari Konawe. Atas kejadian itu, pemerintah melalui surat Wakil Bupati Konut, Rauf pada 24 Februari 2017 lalu memerintahkan pertemuan di Maret lalu dengan melahirkan kesepakatan peninjauan kembali SK mutasi.

Sayangnya, keputusan tersebut tak direalisasikan oleh pihak perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. “Kita coba menyurat lagi pada PT DJL terkait kesepakatan peninjauan  kembali SK mutasi. Namun tak ada balasan dari pihak perusahaan,” kesal Hendra.

Hingga saat ini, persoalan mutasi karyawan PT DJL belum diselesaikan. Disnakertrans Konut berencana memediasi dan membawa ke Pengadilan Hubungan Industrial. “Ada surat yang ditembuskan pada kami dari PT DJL. Mutasi bisa dibatalkan asal status karyawan diturunkan dari pegawai tetap menjadi karyawan harian lepas. Makanya kemungkinan masalah ini kami akan sodorkan pada PHI. Karena ini berkaitan dengan status dan hak karyawan,” tegas Hendra. (c/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top