Waspada ! Makanan Kedaluwarsa Masih Beredar di Sultra, Ini Daerahnya… – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Sulawesi Tenggara

Waspada ! Makanan Kedaluwarsa Masih Beredar di Sultra, Ini Daerahnya…

Kasat intel Polres Bombana Iptu Jimmy (kanan) Kadis perindagkop (Muh Kasim) saat melakukan razia makanan dan minuman kedaluwarsa di pasar sentral Tadoha Mappacing Rumbia, Bombana. Foto : Nuryadi/KP.

kendaripos.fajar.co.id — Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat membeli makanan dan minuman menjelang ramadan. Sebab, hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) bersama aparat kepolisian Polres Bombana, banyak ditemukan makanan dan minuman tidak disertai tanggal kedaluwarsa. Barang yang sudah melebihi masa pakai masih tetap dipajang untuk diperjualbelikan.

Razia yang digelar Disperindagkop dan polisi di Pasar Sentral Tadoha Mappacing, beberapa hari lalu menemukan fakta tersebut. Di pusat perkulakan ibu kota Bombana itu, tim gabungan yang dipimpin Kadisperindagkop, Muh Kasim serta Kasatintel Polres Bombana, Iptu Jimmy Fernando menyisir setiap pedagang yang menjajakan makanan dan minuman. Hasilnya, tiga pedagang masih menjual enam jenis barang kedaluwarsa. “Ada pop mie sebanyak 40 bungkus, sarimi 30 bungkus, laksa 13 bungkus, mie telur 10 bungkus, bihun jagung 10 bungkus serta mie kering satu bungkus. Langsung kami sita dan pemiliknya diberikan teguran untuk tidak memperjualbelikan lagi barang-barang kedaluwarsa,” kata Muh. Kasim, kemarin.

Mantan Sekretaris Disperindagkop Bombana ini berjanji akan tetap melanjutkan razia selama ramadan hingga menjelang lebaran. Razia seperti itu akan dilakukan mendadak di sejumlah pasar di Bombana, baik di Rumbia, Poleang maupun Kabaena. Tidak hanya di pasar-pasar, di sejumlah toko di Kabupaten Bombana juga akan dilakukan hal serupa.

Kapolres Bombana, AKBP Bestari H Harahap menambahkan, razia makanan dan minuman kedaluwarsa dilakukan sebagai upaya memberi rasa aman pada masyarakat. Menurutnya razia seperti itu juga merupakan upaya preventif sebelum terjadi permasalahan terkait peredaran makanan dan minuman tanpa ada kontrol sehingga ingin mengambil keuntungan besar, meski masyarakat sangat dirugikan. “Kehadiran kami untuk memastikan peredaran barang kedaluwarsa di pasar-pasar masih ada atau tidak. Namun faktanya, masih ditemukan dan kami sita,” tegasnya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top