Target Akreditasi A, SMPN 19 Kendari Butuh Sarana Perpustakaan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Edukasi

Target Akreditasi A, SMPN 19 Kendari Butuh Sarana Perpustakaan

kendaripos.fajar.co.id — Meski baru beroperasi tahun 2012, SMPN 19 Kendari berhasil meraih akreditasi B. Sekolah itu pun berharap mampu mengantongi akreditasi A. Hanya saja, saat ini SMPN 19 Kendari masih terkendala sarana perpustakaan dan laboratorium. Kepala SMPN 19 Kendari, Hj. Yunni menjelaskan, sarana perpustakaan sangat dibutuhkan siswa. Sebab dengan tersedianya sarana tersebut diharapkan dapat membantu siswa untuk mendapatkan pengetahuan. Begitupun dengan laboratorium sebagai tempat praktek siswa, usai belajar teori didalam kelas. Olehnya itu, dua sarana ini sangat prioritas.

“Alhamdulilah kita sudah terakreditasi B dan akan terus berupaya meraih akreditasi A. Tahun ini, kami baru dua kali menamatkan peserta didik. Meskipun demikian, akreditasi terus kita genjot demi mendapatkan pengakuan atas kelayakan dalam pelayanan pendidikan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Yunni menyampaikan, selain membutuhkan perpustakaan dan laboratorium, SMPN 19 Kendari juga belum punya mushola. Akan tetapi, baginya mushola tidak terlalu urgen, tidak seperti perpustakaan dan laboratorium. Sekolah itu, terletak jauh dari keramayan sehingga masjid juga sangat jauh dari sekolah. Saat ini, masih menggunakan ruang tertentu untuk tempat salat siswa maupun guru.

“Walaupun jalann menuju sekolah belum di aspal tapi sudah dilakukan pengerasan oleh pemerintah Kota Kendari, kalau sudah terpenuhi sarana itu maka kami bisa raih Akreditasi A. Hingga kini pemenuhan delapan standar pendidikan nasional sellau ditingkatkan. Termasuk sarana dan prasana sekolah,” bebernya.

Dalam ajang silaturahmi antara guru dan orang tua siswa yang digelar di halaman SMPN 19 Kendari beberapa waktu lalu, pihak sekolah juga mengapresiasi kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan anaknya menempuh pendidikan di sekolah tersebut. “Karena ini bukan semata peran dari guru, tapi paling utama dari orang tua, karena telah mempercayakan anak-anaknya bbrsekolah disini walaupun sekolah ini masih baru,” paparnya(ima/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top