PTT di Bombana Menanti NIP, Kepala BKPSDM : Sabar, Sementara Diajukan ke BKN – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Bombana

PTT di Bombana Menanti NIP, Kepala BKPSDM : Sabar, Sementara Diajukan ke BKN

KENDARIPOS.CO.ID — Kabar gembira bagi dokter dan bidan yang menjadi Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemkab Bombana. Pasca lima dokter dan 101 bidan itu dinyatakan lulus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), impian mereka untuk mengabdi sebagai aparatur negara di eks otorita Kabupaten Buton itu akan segera terwujud. Hanya saja, 106 tenaga medis PTT itu harus sedikit bersabar karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bombana tengah mengusulkan nama-nama mereka ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk segera mengantongi Nomor Induk Pegawai (NIP). “Usulan pengangkatan nama-nama bidan dan dokter PTT sudah diinput dalam aplikasi untuk selanjutnya diajukan NIP ke BKN, sabar dan tunggu saja,” kata Rusman Idja, Kepala BKPSDM Bombana, kemarin.

Olehnya itu Rusman Idja meminta seluruh calon abdi negara dari tenaga kesehatan tersebut sedikit lebih bersabar. Karena, begitu NIP keluar dari BKN, pihaknya langsung mengajukan Surat Keputusan (SK) CPNS kepada Bupati. Rusman belum bisa memastikan kapan NIP CPNS PTT dokter dan bidan itu diterbitkan BKN IV Makassar. Yang pasti kurang lebih dua pekan pasca NIP dikeluarkan, BKPSDM menindaklanjutinya dengan mengeluarkan SK 80 persen bagi 106 CPNS tersebut.

Mengenai penempatan pasca memiliki NIP dan SK, mantan Asisten I Pemda Bombana ini menegaskan, mereka tetap ditugaskan di lokasi masing-masing selama menjadi tenaga PTT di Bombana. Mereka tetap mengabdi sebagai bidan atau dokter di Puskesmas atau rumah sakit asalnya, dan tidak diperbolehkan pindah baik antar Puskesmas apalagi antar wilayah atau di luar Kabupaten Bombana sebelum cukup lima tahun mengabdi sebagai PNS di tempat tugasnya. “Ini aturan yang sangat ketat kami berlakukan. Seluruh tenaga PTT bidan dan dokter yang jadi CPNS di Bombana, tidak akan kami izinkan pindah sebelum mengabdi minimal 5 tahun,” ungkapnya.

Selain 106 tenaga kesehatan yang tengah menunggu NIP, lima PTT dari tenaga penyuluh juga sedang menanti NIP dari BKN. Rusman menyakini, proses penerbitan NIP akan bersamaan waktunya. Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bombana ini juga menyampaikan pengangkatan 111 CPNS yang diterima Pemkab Bombana itu. Menurutnya, penerimaan seluruh calon abdi negara dari dua formasi berbeda itu tidak melalui formasi CPNS dari jalur umum. Melainkan mereka direkrut dari jalur khusus. (c/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top