Strict Standards: Redefining already defined constructor for class Popular_Posts_Tabbed_Widget_Jetpack in /home/kendaripos/public_html/wp-content/plugins/popular-posts-tab-widget-for-jetpack/popular-posts-tab-widget-for-jetpack.php on line 61
Duit tak Kunjung Cair, PSU Bombana Berpotensi Diundur – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Duit tak Kunjung Cair, PSU Bombana Berpotensi Diundur

kendaripos.fajar.co.id — Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bombana terasa sulit digelar tepat waktu, yakni 30 Mei. Duit yang dijanjikan, baik Pemda Bombana maupun Pemprov Sultra hingga Kamis (25/5) tak ada tanda-tanda dicairkan. Melihat waktu yang sudah makin mepet, KPU Bombana memikirkan opsi untuk mengundur jadwal hajatan demokrasi itu. Prediksi lanjutannya adalah tanggal 5-7 Juni nanti.

Ketua KPU Bombana, Arisman mengatakan, kendati sudah sempat ada janji dari Pemda Bombana dan Pemprov Sultra, tapi sampai kemarin (25/5), gambaran soal cairnya duit itu tidak terlihat. Bahkan, proses penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), yang wajib diteken dua pihak sebelum menggelontorkan anggaran, belum sempat dilakukan.

“Bahkan duit Rp 1 M yang sempat diwacanakan siap di Pemda Bombana, itu juga tidak jelas. Jadi, besok (hari ini, red) kita akan koordinasi dengan Pemda, berapa yang bisa disiapkan. Belum ada perjanjian dalam bentuk tanda tangan atau semacamnya terkait kepastian anggaran itu,” kata Arisman saat ditemui seusai rapat koordinasi dengan KPU Sultra, di Kantor KPU Sultra, Kamis (25/5).

Menurut dia, langkah selanjutnya ketika tak dapat kepastian hari ini, maka pihaknya akan mengadakan rapat pleno. Bahwa, PSU Pilkada Bombana tidak jadi dilaksanakan pada 30 Mei ini. Kemudian, akan mengundur jadwalnya hingga pekan pertama Juni mendatang. “Kalau tidak ada kepastian, maka kita akan pleno. Yakni tunda pemungutan suara dan akan diundur sekira tanggal 5 atau 7 Juni nanti. Dan itu (5 atau 7 Juni) itu hasil koordinasi kami dengan KPU Sultra,” jelasnya.

Seusai itu, kata dia, pihaknya akan menyurat ke MK bahwa PSU tak bisa dilaksanakan karena ketidakadaanya anggaran PSU. Hal itu juga berdasarkan surat Pj Bupati Bombana Siti Saleha dimana ada dua poin. Pertama yang tersedia 1 miliar dari usulan 6,6 miliar, oleh para penyelenggara. Kedua, untuk itu sementara akan mengkonsultasikan lagi di BPK Sultra dan Mendagri. Yang berarti belum ada kepastian anggaran.

Saat ini, lanjut dia, ketidak pastian anggaran itu juga akan menentukan sikap selanjutnya. Terutama untuk melanjutkan tahapan mulai dari pembagian formulir C6, bim tek PPK, PPS dan KPPS, pleno DPT, pendistribusain logistik dan pengajian penyelenggara ditingkat bawah.

Sementara itu, Ketua KPU Sultra, Hidayatullah mengatakan menindaklanjuti surat tersebut yang ditujukan ke KPU dan Panwas kemudian KPU berkoordinasi dengan pihaknya hari ini (kemarin). Bahwa terkait surat dari Pj Bombana itu kemudian melihat dalam waktu yang sangat dekat ini maka ada sikap dari KPU Bombana yakni untuk menentukan sikap terutama mengenai anggaran.

“Karena belum jelas anggaran ini, maka perlu dipastikan dengan ketidak jelasan anggaran itu maka perlu menunda. Kenapa sampai harus ditunda pemungutan suara? karena poin dua itu juga masih berkonsultasi yang itu dan jangan sampai lewat sampai tanggal 30 itu. Dan Pj menyampaikan hasil konsultasi tidak bisa. Baru KPU Bombana menyampaikan bahwa tidak bisa PSU ke MK karena tidak ada anggaran,” ujar mantan ketua KNPI Sultra ini.

1 of 4

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top