Setelah 120 Hari Ditahan KPK, Umar Samiun Kini Hadapi Persidangan – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Setelah 120 Hari Ditahan KPK, Umar Samiun Kini Hadapi Persidangan

Bupati Buton Non Aktif, Umar Samiun mengenakan rompi tahanan KPK. Dok/Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id — Setelah 120 hari menjalani hari-hari di Rutan Guntur, Umar Samiun kini bersiap menjalani proses hukum lanjutan, yakni persidangan. Itu setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melimpahkan berkas perkara Bupati Buton non aktif itu ke ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Dengan demikian, Ketua PAN Sultra itu akan segera duduk di kursi pesakitan untuk diadili atas dugaan  menyuap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar saat sengketa Pilkada Buton tahun 2011.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan bila masa penahanan Umar Samiun memang berakhir 25 Mei, kemarin. Andai berkas tak tuntas, otomatis Umar bebas demi hukum. Makanya, KPK segera melimpahkan perkara itu ke pengadilan. “Tapi kami tetap bekerja sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Tidak karena terdesak waktu,” kata mantan aktivitas anti korupsi itu.

Febry menyebut, berkas perkara Umar Samiun selesai dirampungkan alias P21, beberapa hari lalu dan langsung diteruskan ke PN Jakarta Pusat. “Kita juga sudah melakukan proses tahap dua atau pelimpahan tersangka
dan barang bukti dari penyidik ke penuntutan. Proses sidang segera dilaksanakan dalam waktu dekat,” ujar dia kepada wartawan Kendari Pos, Rabu (24/5) lalu.

Mantan pegiat anti korupsi itu mengatakan KPK sudah menyiapkan segala dokumen dan bukti-bukti untuk menjalani proses sidang di PN Jakarta Pusat. Ia mengatakan KPK bekerja sesuai ketentuan dan hati-hati. Apakah Saksi, Arbab Paproeka berpotensi jadi tersangka, mengingat yang bersangkutan dikabarkan memanfaatkan Umar Samiun untuk memperoleh keuntungan pribadi ? Ia mengatakan saat ini pihaknya masih fokus untuk menangani perkara Umar Samiun. Jadi belum mengembangkan perkara, apakah ada orang lain yang diduga terlibat atau bagaimana.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top