Parah…Acara Pesta Seks Marak di Daerah Ini – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Nasional

Parah…Acara Pesta Seks Marak di Daerah Ini

kendaripos.fajar.co.id — Dugaan bahwa kasus pesta gay di Atlantis hanyalah fenomena puncak gunung es dibenarkan Moammar Emka. Penulis buku Jakarta Undercover yang banyak meneliti kehidupan malam di Jakarta itu menyatakan, acara pesta seks serupa banyak diselenggarakan di Jakarta Mulai pesta seks berlainan jenis maupun sejenis. “Ada ratusan tempat (yang biasa menyelenggarakan, Red). Di Jakarta setiap hari ada (pesta seks),” ujarnya saat dihubungi Rabu (23/5). ” Karena itu, polisi tidak boleh tebang pilih. Jangan yang kelompok gay digerebek, tapi kelompok lain dibiarkan,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan salah seorang yang biasa nge-gym di Atlantis, pusat kebugaran tersebut ternyata menjadi favorit cukup banyak ekspatriat atau warga asing di Jakarta. Hal itu diungkapkan Johanes Paulo, seorang mahasiswa asal Filipina yang sedang menempuh pendidikan magister jurusan olahraga di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

Menurut Johanes, sudah banyak temannya yang berasal dari luar negeri atau warga Indonesia yang mengenal Atlantis. Dia mengaku setidaknya sebulan sekali datang ke Atlantis. “Kami biasa datang kalau ada event bagus,” ucapnya.

Di tempat terpisah, polisi juga mengendus adanya lokasi lain yang menyelenggarakan acara pesta seks. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, pemeriksaan intensif dilakukan terhadap penyelenggara pesta seks untuk kalangan gay tersebut. Polisi pun menelusuri tempat lain yang diduga digunakan untuk kegiatan serupa. “Ada tempat lain atau berencana membuka di tempat lain,” katanya.

Terkait beberapa pihak di luar negeri yang mengkritik langkah polisi menggerebek pesta gay karena dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM), Wapres Jusuf Kalla (JK) meminta tidak diintervensi. “Apalagi intervensi yang berasal dari luar negeri. Ingat, kita punya kedaulatan hukum,” ucapnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombespol Dwiyono menyatakan, selain meminta keterangan orang-orang yang sudah diamankan, pihaknya menunggu hasil analisis Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara. Berdasar tes urine, terbukti ada tujuh orang yang positif menggunakan narkoba. Enam orang positif menggunakan ganja dan satu orang mengonsumsi sabu-sabu. (Fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top