Ledakan Bom di Kampung Melayu, 5 Meninggal 10 Luka-Luka – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Ledakan Bom di Kampung Melayu, 5 Meninggal 10 Luka-Luka

KENDARIPOS. CO. ID — Rabu malam (24/5), sekitar pukul 21.00, ledakan bom terjadi di halte Transjakarta Terminal Bus Kampung Melayu, Jakarta Timur. Serangan bom itu bersamaan dengan diselenggarakannya pawai obor menyambut kedatangan bulan suci Ramadan.

Tidak hanya satu, tapi dua. Bom pertama meledak di dekat toilet halte Transjakarta Terminal Bus Kampung Melayu. Bom kedua meledak di tempat parkir motor yang berjarak 4 meter dari halte.

Bom pertama membuat tubuh pelaku bom bunuh diri tercerai-berai. Sedangkan bom kedua yang berselang lima menit membuat beberapa warga yang ada di tempat parkir roboh. Termasuk polisi anggota Unit 1 Peleton 4 Polda Metro Jaya yang baru saja melakukan pengamanan pawai obor.

Wakapolri Irjen Syafrudin langsung datang ke lokasi kejadian tadi malam. Dia mengatakan bahwa ada tiga anggota kepolisian yang meninggal dunia. “Awalnya anggota kepolisian ini mengawal pawai yang dilakukan masyarakat. Namun, ternyata terjadi ledakan,” terangnya.

Syafrudin menyatakan bahwa pelaku masih teridentifikasi seorang saja. “Namun, belum tahu siapa identitasnya,” ucap dia.

Total ada lima korban meninggal dalam kejadian itu. Tiga polisi dan dua pelaku. Lalu 10 lainnya mengalami luka-luka. Lima diantaranya aparat kepolisian sementara lima lainnya masyarakat.

Pantauan Jawa Pos (Group Kendari Pos) di Terminal Kampung Melayu menunjukkan, ratusan polisi langsung mengamankan lokasi kejadian beberapa saat setelah ledakan. Dua anggota tim gegana yang memakai pakaian pelindung menuju halte. Mereka tampak menyisir area sekitar halte. Sekitar pukul 22.00 tim gegana kembali menemukan satu bom aktif di lokasi kejadian.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top