Dikerjakan Mulai 2015, Jalan Nasional Rute Konawe – Konut Masih Seperti Kubangan Kerbau – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Konawe Utara

Dikerjakan Mulai 2015, Jalan Nasional Rute Konawe – Konut Masih Seperti Kubangan Kerbau

Kondisi jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Konawe -Konut Sultra-Sulteng Foto : Helmin/KP.

KENDARIPOS. CO. ID — Kondisi jalan nasional Trans Sulawesi yang menghubungkan Konawe-Konawe Utara Sulawesi Tenggara (Sultra) – Sulawesi Tengah (Sulteng) rusak parah.

Jalan sepanjang 16,320 km dengan lebar 6 meter yang mulai dikerjakan tahun 2015 oleh Balai Jalan Nasional XIV, Sulawesi Tenggara (Sultra) Kementrian PU Pera dibiarkan seperti kubangan kerbau yang berdampak antrian panjang hingga kerap terjadi kecelakaan.

Pantauan Kendari Pos Kamis (25/5/2017), jalur berlumpur dan licin. Titik terparah terletak dipuncak Desa Paku Jaya Kecamatan Morosi, Konawe. Dimana dilokasi itu berada di perbukitan dalam proses pengatingan yang belum dituntaskan.

Dilokasi itu juga kecelakaan tunggal sering terjadi. Mulai mobil terbalik maupun kendaraan jatuh.

“Pekerjaan ini tidak beres. Lihat saja dibiarkan seperti ini. Sudah banyak kecelakaan tapi tidak juga ada perhatian untuk dibenahi. Mestinya diberi suplit disepanjang jalan yang diperbaiki,” ujar warga Konut, Sunardin yang sering melintas diruas jalan itu.

Terpisah, Komisi II DPRD Konut sebelumnya telah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional XIV, Sultra Kementrian PU Pera.

“Kita sudah sampaikan jalan yang sementara dibenahi dipercepat. Jangan habis dikerja lantas ditinggalkan,” kata Sekretaris Komisi II bidang sarana dan prasaran DPRD Konut, Safrin.

Kondisi hujan seperti saat ini, pihak Balai Jalan Nasional XIV, Sultra Kementrian PU Pera berjanji menyahuti bakal menyiapkan alat berat dititik lokasi jalan yang sulit dilalui. Sayangnya, fakta lapangan tak ada alat berat yang di standby kan oleh pihak balai.

“Kita sudah sampaikan. Sebenarnya yang punya kewenangan DPRD Provinsi untuk mempertanyakan itu, karena ini jalan nasional. Begitupun juga Dishub Sultra harus turun tangan,”ujar Safrin. (min).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top