Porsi Pembenahan Infrastruktur di Bombana Rp 170 Miliar, PU Paling Dominan – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Bombana

Porsi Pembenahan Infrastruktur di Bombana Rp 170 Miliar, PU Paling Dominan

KENDARIPOS.CO.ID — Sitti Saleha memang hanya berstatus bupati Bombana sementara alias Pj bupati. Meski begitu, srikandi hebat kelahiran Desa Mambo, Kecamatan Poleang Timur ini mampu memperlihat kinerja luar biasa. Sepak terjangnya tak kalah dengan bupati defenitif pada umumnya.

Faktanya, selama diberi kepercayaan memimpin Wonua Bombana, Sitti Saleha bisa membangun berbagai infrastruktur dasar di daerah yang pernah ia perjuangkan menjadi daerah otonomi baru 2003. Melalui APBD tahun 2017 ini, Pj bupati perempuan pertama di Sultra ini membenahi, menata dan membangun fasilitas-fasilitas umum di berbagai bidang. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan hingga pekerjaan umum. Total anggaran yang diporsikan untuk memperbaiki sarana dan prasarana mencapai angka Rp 170 miliar lebih.

Dari anggaran tersebut, pembangunan di bidang ke PU -an diporsikan paling dominan. Kisarannya, sekira Rp 107 miliar. Menurut Sitti Saleha, anggaran sebesar itu diporsikan untuk pengaspalan,  pengerasan hingga perintisan jalan baik di dalam ibu kota maupun di wilayah-wilayah lain di Bombana. Selain itu, anggaran tersebut sambung perempuan berhijab ini juga diperuntukkan buat pembangunan jembatan serta rehabilitasi, peningkatan dan pembangunan irigasi yang tersebar di Rumbia, Poleang dan Kabaena.

“Ini baru di dinas PU, belum termasuk di beberapa SKPD lain seperti Dinas Kesehatan, Pendidikan, Pariwisata dan Perhubungan. Total anggaran yang kami porsikan untuk membenahi berbagai infrastruktur di tahun 2017 ini sekitar 170 miliar lebih,” katanya. Menurut Saleha, pusat pemerintahan di Bombana yakni kantor bupati yang sudah ditempati beberapa bupati selama belasan tahun juga tidak luput dari perhatiannya.

Salah satu yang diprogramkan di masa pemerintahannya yang sangat terbatas adalah melakukan pengaspalan, mulai pintu masuk sampai keluar kantor bupati. Selain itu, dia juga melakukan pemagaran keliling di depan hingga samping kantor bupati. “Kalau tidak di pagar, hewan ternak bebas keluar masuk disini (kantor bupati). Begitu juga dengan jalan masuk kantor bupati, saya programkan untuk diaspal, agar tamu dan masyarakat yang berurusan merasa nyaman,” jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bombana, Djalaluddin mengatakan, dari anggaran sekira Rp 107 miliar yang dikucurkan di instansinya, sebanyak Rp 54 miliar diperuntukan buat jalan. Mulai dari perintisan jalan sepanjang 40 kilometer, pengerasan jalan sekira 52 kilometer serta pengaspalan dengan perkiraan panjang 24,6 kilometer.

Selain itu, juga diperuntukan pembangunan jaringan air bersih, normalisasi sungai serta pembangunan fisik lainnya. “Semua kegiatan ini merupakan program yang sudah direncanakan Pj Bupati. Bahkan beberapa program ini sudah sementara berjalan sekarang,” ungkap Djalaluddin. (b/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top