Perkara Aset Pemkot, Kejari Kerja Lamban, Kejati Galau Menunggu – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Perkara Aset Pemkot, Kejari Kerja Lamban, Kejati Galau Menunggu

kendaripos.fajar.co.id — Sudah lebih enam bulan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra menunggu perkara dugaan menghilangan aset Pemkot Kendari yang sedang ditangani Kejari Kendari. Urusan ini harusnya sudah diajukan ke kejaksaan tinggi, tapi entah apa kendalanya, sampai sekarang Kejari tak juga menuntaskan kewajiban itu. Kejati dibuat galau menanti lama.

Kabar terakhir menyebutkan, perkara penjualan aset Pemkot di area mall Mandonga itu sedang dalam proses pengalihan undanga-undang yang berlaku terkait penanganan kasus tersebut, oleh pihak Pidana Kusus (Pidsus) Kejari Kendari. “Tapi ini sudah terlalu lama,” sebut Kepala Seksi Penerangan Hukum (KasiPenkum), Janes Mamangkey.

Katanya, hingga kini pihaknya belum menerima perkara yang dilaporkan oleh Walikota Kendari, Ir Asrun M.Eng. Dimana sebelumnya setelah dilakukan ekspos terkait kasus tersebut pihak Kejati akan mengambil alih kasus tersebut. “Kasus itu diambil alih ke Kejati, namun sebelum diambil alih harus merubah undang-undang yang diberlakukan dalam kasus tersebut yaitu Undang-undang nomor 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan Negara, karena penandatanganan MoU nya itu di tahun 2002 jadi, tugas Kejari tinggal mengubahnya saja,” paparnya.

Namun setelah pengambilan alih kasus tersebut, yang telah ditetepkan oleh Kajati Sultra, Sugeng Djoko Susiso, SH, MH, dan memerintahkan untuk mengubah undang-undang yang digunakan, pihak Kejari belum memenuhinya yang membuat kasus yang telah bergulir mulai setahun lalu itu jalan ditempat hingga saat ini. “Seharusnya bisa lebih cepat, agar kasus tersebut bisa dilanjutkan, oleh pihak Kejati,” paparnya.

Seperti diketahui, kasus ini berawal dari laporan Walikota Kendari, ir. Asrun, bahwa adanya aset jalan yang diduga milik Pemerintah Kota Kendari sengaja dihilangkan. Jalan tersebut terletak antara Mall Mandonga dan Gedung disamping Mall Mandonga. Informasi yang berhasi dihimpun,tak hanya jalan. Sebab los-los yang ada di Mall Mandonga Kendari telah disertifikatkan dan dijual kepada masyarakat.

Tak hanya itu, Gedung yang berada disamping Mall Mandonga juga telah dikontrakan oleh pihak pengelola mall. Padahal, aset tersebut belum diketahui, apak milik Pemot ataun milik Pemerintah Provinsi. Sertifikat pengelolaan dengan No. 00001 Tahun 2003 Pemkot Kendari. No Surat ukur 100/korumba/2002 tanggal 31 Agustus 2002 adalah milik Pemkot yang dikontrakan kepada Pihak Mall Mandonga dengan kontrak selama 25 Tahun dari Tahun 2003 sampai Tahun 2027. (kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top