Lelang Jabatan Pemkot Kendari, 37 ASN Memburu 9 Kursi Kadis – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Metro Kendari

Lelang Jabatan Pemkot Kendari, 37 ASN Memburu 9 Kursi Kadis

KENDARIPOS.CO.ID — Sembilan kursi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Kendari yang sedang kosong, tak lama lagi akan terisi. Rekrutmen calon pejabat dengan cara Lelang Jabatan Pratama Tinggi (JPT) lumayan banyak peminatnya. Hari terakhir pendaftaran kemarin (22/5), ada 37 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengajukan diri di posisi-posisi kosong tersebut.

Nantinya, Pemkot Kendari melalui Panitia Seleksi akan menetukan yang terbaik melalui seleksi yang ketat dan trasparan. “Total yang mendaftar sebenarnya baru 32 yang menyetorkan berkas. Sisanya baru menyampaikan niat. Kami akan tunggu sampai batas verifikasi nanti,” jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kendari, Zainal Arifin, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (22/5).

Usai pendaftaran, kata Arifin selanjutnya akan dilakukan verifikasi berkas peserta lelang. Nantinya, dipersilahkan bagi yang ingin melengkapi datanya hingga 24 Mei, besok. “Verifikasi berkas kita akan lihat kompetensinya melalui prestasi mereka. Bisa melampirkan sertifikasi ataupun piagam penghargaan yang pernah diraihnya. Itu akan menjadi nilai plus peserta,” sambungnya.

Zainal melanjutkan, jumlah 37 pendaftar sudah mencukupi syarat minimal dilaksanakannya lelang. Komposisi minimal 3 pendaftar untuk satu SKPD sudah terpenuhi. “Kita akan jaring mereka yang betul-betul berkualitas. Diharapkan mereka dapat mengikuti proses asesment dengan maksimal,” paparnya.

Diketahui, dari sembilan SKPD yang menjadi jabatan lelang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Kendari paling banyak peminatnya. Tercatat sembilan peserta terdaftar sebagai peserta lelang, sementara yang lain hanya diikuti tiga hingga empat orang. “Tetapi dari 37 itu kami akan distribusikan ke Dinas yang sedikit pendaftar supaya pesertanya proporsional,” jelasnya.

Nantinya, 37 peserta lelang akan diseleksi oleh Panitia yang terdiri dari tujuh orang dari berbagai kalangan. Proses Asesment dipastikan akan berlangsung transparan dan akuntabel. “Tidak ada KKN. Semuanya didasarkan pada kemampuan dan kompetensi mereka,” kata Zainal.

Untuk diketahui, sembilan dari 32 SKPD di Kota Kendari masih dijabat Pelaksana Tugas. Untuk itu, pelaksanaan lelang dilakukan untuk mendapatkan pejabat defenitif dalam rangka mendukung pelaksanaan program kerja Pemkot Kendari. (Alfin)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top