Gubernur Minta Pengerjaan Masjid Al Alam Dipercepat – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Metro Kendari

Gubernur Minta Pengerjaan Masjid Al Alam Dipercepat

Gubernur Sultra, H Nur Alam saat meninjau pembangunan Masjid Al Alam.

KENDARIPOS.CO.ID — Nur Alam tak mau hanya mendengar laporan saja soal perkembangan pembangunan masjid Al Alam yang tengah dikerjakan di Teluk Kendari. Sesibuk apapun, sepanjang ia berada di Kendari, bakal disempatkannya menengok masjid yang jadi salah satu mimpi terbesarnya tersebut. Kemarin (22/5/2017), usai melantik tiga bupati di Sultra, dan menerima Fildan di ruang kerjanya, Gubernur langsung ke Teluk Kendari.

Gubernur dua periode itu terlihat sangat puas dengan progres Mega proyek rumah ibadah yang menghabiskan anggaran Rp 200 miliar itu. “Saya mau lihat saja sejauh mana jalannya pembangunan saat ini,” kata pasangan Saleh Lasata tersebut.
Nur Alam memang mendapat laporan rutin dari instansi terkait yang menyelenggarakan pembangunan masjid itu, hanya saja dia mengaku lebih puas jika melihat langsung konstruksi bangunan masjid di tengah laut itu. Menurut dia, semua pekerjaan saat ini masih on target dan meminta rekanan tetap fokus menuntaskan proyek tahun ini sesuai kontraknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya Pemprov Sultra yang mendampingi gubernur saat memantau langsung proyek Al Alam itu, Pahri Yamsul mengatakan dirinya diminta untuk menuntaskan pemasangan lantai agar bisa dimanfaatkan untuk shalat idul Fitri nanti. “Insya Allah bisa kita laksanakan salat disana, lantai marmer sementara dipasang dan tadi sudah ada approve dari pa gubernur tentang pekerjaan,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, untuk digunakan shalat Ied tidak mesti tuntas secara keseluruhan. Sebab material baru saja tiba dari pulau Jawa dan itupun masih belum keseluruhan. “Masih ada lagi nanti bulan Juli masuk material Fabrikasi, ini yang dikerjakan sekarang marmer, GRC dan tiang pancang,” tambahnya. Proyek yang sudah dikerjakan sejak 2014 lalu itu ditarget tuntas Desember tahun ini, yakni di penghujung masa pengabdian Nur Alam dan Saleh Lasata.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sultra, Nasir Andi Baso mengatakan untuk dimanfaatkan salat Ied, masjid tidak hanya perlu digenjot fasilitas di dalamnya tetapi juga lokasi parkir di luar masjid. “Nanti kita tanya juga ke Bina Marga bagaimana jalan di luar itu karena harus luas untuk parkiran juga,” katanya. Sebab itu juga merupakan salah satu fasilitas penting untuk mendukung pemanfaatan masjid itu. (ely)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top