Garap Kepsek, Pejabat Dikbud Sultra Terjaring OTT, Begini Kronologinya… – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Garap Kepsek, Pejabat Dikbud Sultra Terjaring OTT, Begini Kronologinya…

kendaripos.fajar.co.id — Salah seorang oknum pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara beinisial AH diringkus Tim Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sultraduit. AH yang diketahui salah seorang pejabat yang mengelola dana bos terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) setelah diduga melakukan pungli kepada para kepala sekolah (Kepsek) di Kabupaten Muna dengan bukti uang Rp 62,5 juta di tangan.

Penangkapan, dibawah kendali IPTU Agustinus ini berlansung Sabtu (20/5/22017). Awalnya, tengah pekan lalu, AH ke Muna. Ia mengumpulkan para Kepsek di Hotel G di Raha. Menurut Kasubbid PID Humas Kompol Dolfi Kumaseh, informasi ini bermula dari adanya laporan masyarakat. Tim lalu melakukan pengembangan lebih jauh dan menemukan satu nama berinisial AH.

Kabarnya AH baru saja meminta  duit kepada Kepsek yang sudah menerima dana BOS. Duit itu dikumpul AH yang kisarannya mencapai Rp 62.500.000. “Jadi saat AH tiba di Kendari, tim menunggu di pelabuhan. Saat akan menumpang Angkot, ia langsung ditangkap,” kata Dolfi menceritakan kronologis kejadianya Senin, (22/5).

AH kata dia, telah meminta duit kepada Kepsek masing – masing sekitar Rp 2 juta sampai Rp 5 juta. Permintaan itu dilakukan sebagai jasa dia yang selama ini punya kontribusi dalam pencairan dana BOS kepada sekolah di Muna.  Kepsek yang memberikan duit sekitar 20 Sekolah.

Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan kepada AH dan menahannya di Rutan Polda Sultra. Hasil pemeriksaan ini kata Dolfi belum bisa disampaikan, sebab penyidik masih akan memeriksa saksi saksi lagi. Dolfi juga mengungkapkan akan mengejar beberapa keterangan dari AH lagi. Salah satunya soal apakah, duit yang dikumpulan pelaku itu karena mendapat perintah pejabat diatasnya, atau inisiatifnya sendiri.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top