Delapan Warga Muna Barat Ditangkap di Australia – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Delapan Warga Muna Barat Ditangkap di Australia

Ilustrasi

kendaripos.fajar.co.id — Delapan nelayan asal Muna Barat (Mubar) ditangkap petugas laut Australia, tiga pekan lalu. Mereka dianggap melakukan pelanggaran karena menangkap ikan di perairan Negeri Kangguru tersebut. Kedelapan nelayan yang menggunakan  KM Koguno sudah difasilitasi untuk dipulangkan ke Indonesia. Mereka hanya diberi peringatan, agar jangan lagi melaut di perairan tersebut. Proses pemulangan dilakukan bertahap. Dua orang duluan dipulangkan ke Sultra sejak Jumat malam (19/5) lalu oleh. Sementara enam lainnya masih berada di  Detensi Imigrasi  Mercure Darwin Airport Resort di Australia .

Kedua ABK itu yang dulu dipulangkan, bernama  Ayumin (43) dan Yuyun (25), warga dari  Desa Maginti Kabupaten Muna Barat. Mereka sebelumnya berada dalam tahanan Imigras Australia selama 21 hari.  Jumat malam (19/5), sekira pukul 19.30 wita, keduanya sampai ke Bandara HO Kendari diantar oleh pegawai Pengawasan Sumber Daya kelautan dan Perikanan (PDSKP) Denpasar, Bali. Keduanya menumpangi pesawat lion air, setelah sebelumnya transit ke Jakarta  dari Australia. Paginya, kedua ABK asal Mubar ini, diserah terimakan ke  Dinas Kelautan Perikanan Sultra, melalui PSDKP Kendari untuk dipulangkan kekampungnya.

Menurut pelaksana harian (PLH) PDSKP Kendari, Asep Rahmat Hidayat,  berdasarkan laporan yang dia terima, benar ada delapan ABK Indonesia yang ditangkap oleh pihak Imigrasi Australia tiga pekan lalu.

Delapan ABK ini rencananya akan melaut untuk mencari ikan. Sayangnya, tanpa sadar delapan mereka telah melintasi perairan Australia dengan jarak yang cukup jauh. “Kira-kira 33 mil atau sama dengan 55 KM,” ujar Rahmat, Sabtu malam (20/5). Rahmat menuturkan, dua ABK baru tiba tadi malam. Untuk enam rekan mereka akan dipulangkan menyusul. Yang pastinya, keenam ABK asal Mubar itu dalam keadaan sehat. “Enam ABK-nya akan dipulangkan melelalui tahapan berikutnya. Pastinya, kondisi mereka aman,” imbuhnya.  (b/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top